Cari Jalan Tengah, Komite SMAN 70 akan Bertemu Disdik DKI
Rabu, 17 September 2014 - 17:06 WIB
Cari Jalan Tengah, Komite SMAN 70 akan Bertemu Disdik DKI
A
A
A
JAKARTA - Komite SMAN 70 akan menemui Disdik DKI Jakarta terkait kelanjutan 13 siswa yang diberhentikan sekolah.
Ketua Komite SMAN 70 Ricky Agusiady mengatakan, komite akan melakukan pembicaraan dengan Disdik DKI Jakarta terkait kebijakan tersebut.
"Kami akan lakukan pembicaraan dengan tim yang menangani kasus bullying, kami harapkan akan ada jalan tengahnya," tegas Ricky pada Selasa 16 September kemarin.
Dia menuturkan, dengan adanya kasus ini, sebagai ketua komite sekolah memang tidak bisa berbuat banyak.
Namun, sebagai perwakilan orang tua murid tentunya akan mempertanyakan sejauh mana beratnya pelanggaran ini serta sejauh mana sekolah melakukan pembinaan.
"Mereka bukan preman, dan mestinya ada jalan tengahnya bukan langsung mengeluarkannya sebanyak itu," tuturnya.
Pihaknya juga sudah menekan angka tawuran hingga zero. Sehingga, kasus seperti ini bisa dibicarakan kembali dengan orang tua murid.
"Kami juga tidak mengetahui siapa korbannya, dan ada laporan polisi atau tidak," tegasnya.
Bahkan, dirinya saat ini tidak bisa masuk ke sekolah dan ruangan. Karena, ruangan komite sekolah dikunci tanpa sebab oleh kepala SMAN 70.
Ketua Komite SMAN 70 Ricky Agusiady mengatakan, komite akan melakukan pembicaraan dengan Disdik DKI Jakarta terkait kebijakan tersebut.
"Kami akan lakukan pembicaraan dengan tim yang menangani kasus bullying, kami harapkan akan ada jalan tengahnya," tegas Ricky pada Selasa 16 September kemarin.
Dia menuturkan, dengan adanya kasus ini, sebagai ketua komite sekolah memang tidak bisa berbuat banyak.
Namun, sebagai perwakilan orang tua murid tentunya akan mempertanyakan sejauh mana beratnya pelanggaran ini serta sejauh mana sekolah melakukan pembinaan.
"Mereka bukan preman, dan mestinya ada jalan tengahnya bukan langsung mengeluarkannya sebanyak itu," tuturnya.
Pihaknya juga sudah menekan angka tawuran hingga zero. Sehingga, kasus seperti ini bisa dibicarakan kembali dengan orang tua murid.
"Kami juga tidak mengetahui siapa korbannya, dan ada laporan polisi atau tidak," tegasnya.
Bahkan, dirinya saat ini tidak bisa masuk ke sekolah dan ruangan. Karena, ruangan komite sekolah dikunci tanpa sebab oleh kepala SMAN 70.
(whb)