Terobos Lampu Merah, CRV Guru Tabrak Polisi Hingga Kritis
Senin, 15 September 2014 - 21:25 WIB
Terobos Lampu Merah, CRV Guru Tabrak Polisi Hingga Kritis
A
A
A
BLITAR - Berdalih terburu buru hendak mengajar, sebuah mobil Honda CRV yang dikemudikan Asri Sunarsih (40) guru SMPN1 Kanigoro nekat menerobos lampu merah di pertigaan Jalan Kalimantan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin pagi (15/9/2014).
Akibatnya, kendaraan roda empat yang melaju dengan kecepatan tinggi itu menabrak Brigadir Joko Sulistyo (56) anggota Polsek Sanan Wetan yang sedang duduk diatas vespanya.
Selain terpental dari motor vespanya, tubuh Joko terbanting ke atas aspal. Warga Desa Tingal, Kecamatan Garum itupun mengalami luka serius di bagian kepala.
"Anggota kami langsung dilarikan ke RSU Mardi Waluyo, Kota Blitar. Kondisinya belum sadar, " ujar Kapolsek Sanan Wetan AKP Tatit Subiantoro kepada wartawan.
Akibat peristiwa kecelakaan hebat tersebut tidak hanya vespa AG 3931 PS milik korban yang rusak berat. Bagian depan serta beberapa bagian bodi CRV N 1290 CH itu juga ringsek. Bahkan as roda depan patah dan terpaksa harus diderek.
Insiden di jalan raya tersebut sontak memacetkan lalu lintas di lokasi. Selain banyaknya warga setempat yang ingin melihat lebih dekat, Jalan Kalimantan merupakan salah satu jalan di Kota Blitar dengan lalu lintas yang padat.
Kepada petugas, Asri mengaku terburu buru hendak segera mengajar. Sebab waktunya terbatas usai mengantarkan anaknya kuliah di kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Kota Blitar.
"Apapun alasannya, yang bersangkutan telah menyalahi aturan lalu lintas dan mencelakakan pemakai jalan lain. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan hukum, " pungkas Tatit.
Akibatnya, kendaraan roda empat yang melaju dengan kecepatan tinggi itu menabrak Brigadir Joko Sulistyo (56) anggota Polsek Sanan Wetan yang sedang duduk diatas vespanya.
Selain terpental dari motor vespanya, tubuh Joko terbanting ke atas aspal. Warga Desa Tingal, Kecamatan Garum itupun mengalami luka serius di bagian kepala.
"Anggota kami langsung dilarikan ke RSU Mardi Waluyo, Kota Blitar. Kondisinya belum sadar, " ujar Kapolsek Sanan Wetan AKP Tatit Subiantoro kepada wartawan.
Akibat peristiwa kecelakaan hebat tersebut tidak hanya vespa AG 3931 PS milik korban yang rusak berat. Bagian depan serta beberapa bagian bodi CRV N 1290 CH itu juga ringsek. Bahkan as roda depan patah dan terpaksa harus diderek.
Insiden di jalan raya tersebut sontak memacetkan lalu lintas di lokasi. Selain banyaknya warga setempat yang ingin melihat lebih dekat, Jalan Kalimantan merupakan salah satu jalan di Kota Blitar dengan lalu lintas yang padat.
Kepada petugas, Asri mengaku terburu buru hendak segera mengajar. Sebab waktunya terbatas usai mengantarkan anaknya kuliah di kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Kota Blitar.
"Apapun alasannya, yang bersangkutan telah menyalahi aturan lalu lintas dan mencelakakan pemakai jalan lain. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan hukum, " pungkas Tatit.
(sms)