Aliansi Anak Rantau Ajukan Prapradilan Korupsi Tobasa

Kamis, 14 Agustus 2014 - 01:12 WIB
Aliansi Anak Rantau...
Aliansi Anak Rantau Ajukan Prapradilan Korupsi Tobasa
A A A
JAKARTA - Aliansi Anak Rantau Toba mengajukan permohonan sidang praperadilan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan basecamp dan access road pembangunan PLTA Asahan III yang diduga menyeret Bupati Toba Samosir (Tobasa) Prof Dr Pandapotan Kasmin Simanjuntak.

"Sudah tiga tahun kami mendorong penyelesaian perkara ini. Namun, sampai detik ini, tidak ada titik terang. Ada apa ini?" kata perwakilan Aliansi Anak Rantau Toba Ungkap Marpaung, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (14/8/2014).

Ditambahkan dia, kasus dugaan korupsi pengadaan lahan basecamp dan access road pembangunan PLTA Asahan III yang diduga menyeret Bupati Toba Samosir (Tobasa) Prof Dr Pandapotan Kasmin Simanjuntak, sudah berlangsung cukup lama.

Tidak adanya perkembangan kasus ini menimbulkan tanda tanya besar masyarakat. Terutama tujuh LSM yang bergerak dalam penanganan korupsi di Toba yang membentuk Aliansi Anak Rantau Toba.

Ketujuh LSM itu adalah LSM Pendoa Indonesia, PLN Watch, Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia (LKKI), LSM Martabat, Jaringan Anti Korupsi Keuangan Negara (JAKKN), LSM Karya Indonesia, dan LSM Karya Nusantara.

"Perkara ini sebetulnya sangat sederhana, tidak serumit yang dibayangkan orang. Tapi, persoalannya sengaja dibuat rumit oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan," sambung Ungkap yang juga Ketua Umum LSM Pendoa Indonesia.

Gerakan ini mendapat dukungan dari Himpunan Mahasiswa Toba (HMT) Samosir di Medan, yang sudah berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa terkait perkara dugaan korupsi Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak.

“Kami mendukung penuh langkah Aliansi Anak Rantau Toba Samosir di Jakarta. Mudah-mudahan perjuangan demi kampung halaman (bona pasogit) ini akan melahirkan hasil yang sesuai dengan harapan keadilan,” kata Marihot P, aktivis HMT.

Tidak hanya mahasiswa, tokoh masyarakat Toba juga angkat bicara tentang kasus dugaan koruspi yang diduga melibatkan Bupati Tobasa Prof Dr Pandapotan Kasmin Simanjuntak.

“Kami menuntut kejelasan secepatnya. Apakah Bupati Pandapotan Kasmin Simanjuntak mau di penjara atau dilepaskan. Karena, bisa menimbulkan konflik horizontal di Tobasa," kata Ketua LBH Suara Rakyat Tapanuli Timbul Hutajulu.
(san)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved