Liput Demo, Kamera Wartawan Dirampas Oknum Polisi

Rabu, 06 Agustus 2014 - 15:55 WIB
Liput Demo, Kamera Wartawan...
Liput Demo, Kamera Wartawan Dirampas Oknum Polisi
A A A
SURABAYA - Aksi intimidasi kepada wartawan kembali terjadi. Kali ini dilakukan oknum polisi. Kamera milik Tridiana, wartawan Harian Bhirawa dirampas oleh oknum polisi Polrestabes Surabaya. Bahkan, sejumlah foto bentrokan di depan KPU Jawa Timur (Jatim) dihapus.

Aksi perampasan kamera itu terjadi bermula wartawan berjilbab ini mengabadikan sejumlah momen bentrokan di depan KPU Jatim, Rabu (6/8/2014). Saat itu, aparat kepolisan tengah membubarkan aksi demo pendukung Prabowo-Hatta. Polisi yang memukuli massa pendemo, dijepret oleh Tridiana.

Momentum bentrok tersebut diabadikan dalam kamera DSLR miliknya. "Setelah mengambil gambar, ada tiga orang polisi berpakaian preman mendekati saya dan meminta kamera. Saya sempat bersikeras karena ini adalah tugas saya sebagai jurnalis," kata Tridiana, Rabu (6/8/2014).

Ia juga mengaku sempat ketakutan ketika didatangi tiga oknum polisi tersebut. Karena terus diintimidasi, terpaksa kamera yang diminta diserahkan. Kata perempuan yang akrab disapa Iin ini, setelah merampas kamera, salah satu oknum polisi ini menghapus sejumlah foto-foto bentrok itu.

"Ada sebanyak 10 foto bentrok yang mereka hapus. Setelah menghapus langsung kabur. Bahkan, salah satu dari mereka malah ganti baju agar tidak dikenali," ujarnya.

Iin mengaku telah mengantongi wajah salah satu oknum polisi yang melakukan perampasan itu. Hal itu dibuktikan dari salah satu foto milik rekannya sesama wartawan. Namun, ia tidak tahu motif di balik perampasan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi demo pendukung Prabowo-Hatta di Kantor KPU Jatim berakhir ricuh. Para pendemo terlibat bentrok dengan aparat kepolisian. Bentrokan dipicu polisi menghalang-halangi ratusan pendukung Prabowo-Hatta untuk berorasi di depan Kantor KPU Jatim.
(zik)
Berita Terkait
Sambut Hari Kebebasan...
Sambut Hari Kebebasan Pers Dunia, Sekjen PBB Kutuk Meningkatnya Ancaman pada Jurnalis
Kritik Pengesahan UU...
Kritik Pengesahan UU KUHP, Dewan Pers: Demokrasi Sedang Terancam
LBH Pers Sebut RKUHP...
LBH Pers Sebut RKUHP Ancam Kerja Jurnalistik
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana:...
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana: Wartawan Harus Berperan Aktif Jaga Kemerdekaan Pers
Dewan Pers Harapkan...
Dewan Pers Harapkan Presiden Terpilih Jaga Kebebasan Pers
Dewan Pers Sebut Upaya...
Dewan Pers Sebut Upaya Gembosi Kemerdekaan Pers Berlangsung sejak 17 Tahun Silam
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved