Petugas Temukan Tahu Berformalin di Pasar Induk Rau Serang

Kamis, 17 Juli 2014 - 16:45 WIB
Petugas Temukan Tahu...
Petugas Temukan Tahu Berformalin di Pasar Induk Rau Serang
A A A
SERANG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang menemukan tahu berformalin dijual di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Banten. Tahu berformalin tersebut ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta kepolisian dari Polres Serang, Kamis (17/7/2014).

Kepala BPOM Serang Rustyawati mengatakan sejumlah pedagang PIR kedapatan menjual tahu yang mengandung formalin dengan beberapa kategori. Antara lain ada yang kadar sedang, bahkan ada yang kadarnya sudah membahayakan. Pihaknya mengimbau masyarakat mewaspadai peredaran tahu tersebut.

"Kebanyakan yang kita temukan yang positif adalah tahu. Dari dua belas sampel, sembilan tahu positif mengandung formalin dan tidak memenuhi syarat karena mengandung formalin. Empat jenis tahu itu tahu putih," katanya kepada wartawan di sela-sela sidak.

Pantaunan Sindonews.com, petugas melakukan pemeriksaan di lima lapak penjual tahu. Dan, semuanya mengandung formalin. Setelah mengetahui tahu mengandung formalin, petugas BPOM langsung memusnahkan tahu dengan cara dihancurkan. "Kita langsung musnahkan di tempat dengan cara menghancurkan tahu yang positif mengandung formalin," ujarnya.

Pihaknya juga belum mengetahui apakah zat yang berbahaya untuk tubuh manusia ini dipakai pada saat produksi atau distribusi. "Kami harus pastikan dulu penambahan formalinnya di level mana. Selain itu, ada tahapan-tahapan penanganan, mulai dari pembinaan sampai represif," terangnya.

Selain tahu, petugas juga memeriksa kandungan bahan berbahaya di daging sapi dan daging ayam. Namun, petugas tidak menemukan kandungan zat berbahaya di dalamnya."Kita akan terus melakukan razia hingga menjelang lebaran, tidak hanya barang makanan, parsel pun akan menjadi sasaran kami," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang tahu, Rohimi, mengaku tidak mengetahui dagangannya mengandung bahan pengawet untuk mayat. "Dikirim dari Tangerang, tidak tahu kalau mengandung formalin. Nggak bikin sendiri, setiap harinya hanya dikirim, saya nggak tahu apa apa."
(zik)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
38 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved