Kejahatan Tinggi, Polisi Bentuk 4 Satgas Pengamanan Lebaran
Rabu, 16 Juli 2014 - 13:44 WIB
Kejahatan Tinggi, Polisi Bentuk 4 Satgas Pengamanan Lebaran
A
A
A
BEKASI - Polresta Bekasi Kota membentuk empat satgas untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Priyo Widyanto mengatakan, satgas ini dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas. Karena, tahun sebelumnya aksi kejahatan cukup tinggi.
"Biasanya menjelang Lebaran angka kriminal meningkat, jadi kami antisipasi dengan membuat satgas berikut berbagai peran pengamananya," katanya kepada Sindonews, Rabu (15/7/2014).
Empat satgas itu di antaranya, pertama satgas pedeteksi dini khusus kasus-kasus sosial di dalam masyarakat. Kedua Satgas Pengaturan Lalu Lintas seperti Operasi Cipta Kondisi dan Operasi Ketupat.
"Satgas yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas di jalan yang mana bertugas mengamankan dan mengatur lalu lintas jalur mudik dan keamanan pengendaranya," jelasnya.
Satgas ketiga, lanjut dia, Satgas khusus mengkhalau terjadinya aksi kriminalitas di 12 Kecamatan. Yang mana jajaran unit Reserse Kriminal disiagakan dibeberapa tempat rawan kriminalitas. "Mereka disebar dibeberapa titik," paparnya.
Sementara satgas terakhir bertugas untuk memberikan bantuan Operasional dari ketiga Satgal lainya. Satgas terakhir itu, kata dia, untuk membantu ketiga satgas lainya saat membutuhkan personil dalam menjalankan tupoksinya.
Priyo mengaku, di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi ada lima wilayah yang dipetakan rawan terjadinya aksi kriminalitas. Diantaranya, Kecamatan Bekasi Timur, Rawalumbu, Bantargebang, Bekasi Selatan, dan Bekasi Barat.
Untuk aski kriminalitas yang sangat rawan terjadi menjelang Lebaran berupas aksi perampokan, pencurian rumah, ranmor maupun curas.
"Semua personel sudah kami siagakan dibeberapa titik, untuk antisipasi aksi yang tak diinginkan," katanya.
Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Priyo Widyanto mengatakan, satgas ini dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas. Karena, tahun sebelumnya aksi kejahatan cukup tinggi.
"Biasanya menjelang Lebaran angka kriminal meningkat, jadi kami antisipasi dengan membuat satgas berikut berbagai peran pengamananya," katanya kepada Sindonews, Rabu (15/7/2014).
Empat satgas itu di antaranya, pertama satgas pedeteksi dini khusus kasus-kasus sosial di dalam masyarakat. Kedua Satgas Pengaturan Lalu Lintas seperti Operasi Cipta Kondisi dan Operasi Ketupat.
"Satgas yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas di jalan yang mana bertugas mengamankan dan mengatur lalu lintas jalur mudik dan keamanan pengendaranya," jelasnya.
Satgas ketiga, lanjut dia, Satgas khusus mengkhalau terjadinya aksi kriminalitas di 12 Kecamatan. Yang mana jajaran unit Reserse Kriminal disiagakan dibeberapa tempat rawan kriminalitas. "Mereka disebar dibeberapa titik," paparnya.
Sementara satgas terakhir bertugas untuk memberikan bantuan Operasional dari ketiga Satgal lainya. Satgas terakhir itu, kata dia, untuk membantu ketiga satgas lainya saat membutuhkan personil dalam menjalankan tupoksinya.
Priyo mengaku, di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi ada lima wilayah yang dipetakan rawan terjadinya aksi kriminalitas. Diantaranya, Kecamatan Bekasi Timur, Rawalumbu, Bantargebang, Bekasi Selatan, dan Bekasi Barat.
Untuk aski kriminalitas yang sangat rawan terjadi menjelang Lebaran berupas aksi perampokan, pencurian rumah, ranmor maupun curas.
"Semua personel sudah kami siagakan dibeberapa titik, untuk antisipasi aksi yang tak diinginkan," katanya.
(mhd)