Jerman Menang, 150 PNS Bekasi Terancam Sanksi
Senin, 14 Juli 2014 - 16:59 WIB
Jerman Menang, 150 PNS Bekasi Terancam Sanksi
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat sebanyak 150 pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Bekasi, bolos kerja hari ini karena menyaksikan laga final Piala Dunia antara Jerman dan Argentina.
Saat ini, ratusan PNS tersebut terancam sanksi penurunan gaji dan penundaan kenaikan pangkat.
"Mereka membolos akibat karena nonton bola," ujar Sekda Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji kepada Sindonews, Senin (14/7/2014).
Menurut Roy, ratusan PNS itu diketahui membolos saat apel pagi. Wakil Wali Kota Ahmad Syaikhu yang memimpin apel sempat marah-marah karena banyaknya PNS yang membolos.
"PNS membolos, karena untuk acara hiburan," katanya.
Untuk itu, Rayendra memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). supaya menelusuri dan menindak tegas PNS yang membolos tersebut.
"Saya yakin itu orang yang sama yang sering bolos. Harus ditindak tegas," paparnya.
Untuk diketahui, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan aparatur pemerintah daerah memang hadir dalam acara nonton bareng di Mall Summarecon Bekasi yang berakhir pagi ini. Acara tersebut disiarkan langsung oleh dua stasiun televisi swasta.
Saat ini, ratusan PNS tersebut terancam sanksi penurunan gaji dan penundaan kenaikan pangkat.
"Mereka membolos akibat karena nonton bola," ujar Sekda Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji kepada Sindonews, Senin (14/7/2014).
Menurut Roy, ratusan PNS itu diketahui membolos saat apel pagi. Wakil Wali Kota Ahmad Syaikhu yang memimpin apel sempat marah-marah karena banyaknya PNS yang membolos.
"PNS membolos, karena untuk acara hiburan," katanya.
Untuk itu, Rayendra memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). supaya menelusuri dan menindak tegas PNS yang membolos tersebut.
"Saya yakin itu orang yang sama yang sering bolos. Harus ditindak tegas," paparnya.
Untuk diketahui, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan aparatur pemerintah daerah memang hadir dalam acara nonton bareng di Mall Summarecon Bekasi yang berakhir pagi ini. Acara tersebut disiarkan langsung oleh dua stasiun televisi swasta.
(ysw)