Kurangi Banjir, Pemprov Disarankan Lakukan 5 Program Ini

Kamis, 03 Juli 2014 - 14:07 WIB
Kurangi Banjir, Pemprov...
Kurangi Banjir, Pemprov Disarankan Lakukan 5 Program Ini
A A A
JAKARTA - Masalah banjir tahunan masih menyelimuti Ibu Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI banyak menelurkan program. Namun sayang, hingga kini program-program itu masih jalan di tempat.

Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga menyarankan, sejumlah program. Ada lima pekerjaan rumah (PR) yang menjadi fokus Pemprov DKI. Pertama, perbaikan saluran drainase kota kita ini dari mulai mikro hingga makro.

"Seharusnya dilakukan bersamaan dengan perbaikan jaringan utilitas, dan trotoar jadi terpisah-pisah, sehingga tidak ada bongkar pasang. Tapi kenyataan, kita masih lihat beresin trotoar kemudian di bongkar lagi untuk yang lainnya. Seharusnya jadi satu paket," sarannya saat dihubungi Sindonews, Kamis (3/7/2014).

Kedua, kata Joga, normalisasi kali yang sampai saat ini masih terus berjalan. Jika tidak dipindah warganya, maka Pemprov tak usah mimpi normalisasi bakal berjalan dengan lancar.

Pemprov sendiri menargetkan ada empat kali yang akan dinormalisasi yaitu kali Ciliwung, Pesanggrahan, Angke, dan Sunter.

"Berarti harus ada koordinasi paralel antara pemerintah dan dinas terkait seperti Kemenpera, Dinas Perumahan, Dinas PU, dan lainnya," tukasnya.

Ketiga, waduk yang ada di Jakarta harus diperhatikan sebagai penyerapan air. Kemudian, kata Joga, Ruang Terbuka Hijau (RTH) harus ditambah. kalau tidak, akan sulit Jakarta terbebas dari banjir.

"44 waduk dan 14 situ belum banyak ditangani, Waduk Pluit dan Ria-Rio juga masih terus dibenahi. Setidaknya jika memang fokus maka akan menambah Ruang Terbuka Hijau," tukasnya.

Selanjutnya, kata Joga, perlu ada audit bangunan khususnya pada Jalan Sudirman-Thamrin dan Kuningan. Pasalnya tidak ada kolam penampung air yang dibuat khususnya gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, di jalan tersebut.

"Sehingga, jika hujan maka air yang seharusnya bisa diresap oleh tanah kini tumpah ke jalan dan menjadi genangan," ujarnya.

Joga yakin, jika lima langkah itu dilakukan, maka banjir tahun depan bisa berkurang secara bertahap dan signifikan.

"Yang penting berkurang seperti yang saya bilang, berkurang secara perlahan saja tidak langsung bebas banjir, begitu," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
6 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
6 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
7 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
8 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
8 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
9 jam yang lalu
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved