Ratusan Kendaraan Dinas Garut Belum Bayar Pajak

Kamis, 26 Juni 2014 - 22:22 WIB
Ratusan Kendaraan Dinas...
Ratusan Kendaraan Dinas Garut Belum Bayar Pajak
A A A
GARUT - Sebanyak 626 kendaraan dinas di Kabupaten Garut belum membayar pajak. Jenis kendaraan itu antara lain 497 kendaraan roda dua, dan 129 kendaraan roda empat.

"Banyak yang belum bayar pajak, termasuk 626 unit kendaraan dinas juga belum bayar," kata Kepala Kantor Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Jawa Barat Wilayah Garut Moch Eri Ruyani, kemarin.

Dari sekian banyak kendaraan bermotor di Kabupaten Garut, sebutnya, pajak kendaraan bermotor (PKB) yang baru terealisasi hanya sebesar Rp32,7 miliar dari apa yang telah ditargetkan, Rp73,2 miliar. Dengan demikian PKB Kabupaten Garut baru tercapai sekitar 44,66%.

"Sementara untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) I dari target Rp64,6 miliar, baru terealisasi sebesar Rp37,8 miliar. Sedangkan BBNKB II hanya terealisasi Rp580 juta dari target Rp1,4 miliar. Untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan bermotor, dari target Rp46,2 miliar, baru terealisasi Rp12,9 miliar," urainya.

Dia juga menyampaikan, terdapat sekitar 2310 kendaraan luar Garut (non plat Z) yang belum melakukan balik nama kendaraan. Dirinya berharap seluruh masyarakat yang mempunyai kendaraan bermotor untuk sesegera mungkin melakukan pembayaran pajak.

"Pajak ini nantinya juga akan dikembalikan ke kas pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan masyarakat sendiri," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Garut Rudy Gunawan mengumpulkan para camat di Garut untuk mengajak mereka agar membantu sekaligus menyosialisasikan upaya Kantor Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Jawa Barat Wilayah Garut, dalam program Intensifikasi atau peningkatan penerimaan pajak bermotor.

“Saya menghimbau seluruh camat berperan serta pada upaya ini. Ternyata selain kendaraan masyarakat pada umumnya, masih banyak juga kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat dinas yang belum memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan. Saya pun mengimbau agar upaya sosialisasi ini sampai ke masyarakat,” katanya.

Adapun berbagai upaya yang dilakukan dalam rangka mengintensifikan PKB di wilayah Garut di antaranya adalah dengan melakukan penelusuran sampai ke tingkat desa, melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak termasuk antara lain Pemkab Garut, pembinaan terhadap dealer atau leasing, hingga sosialisasi melalui baligo, pamflet, dan banner.
(ilo)
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved