Tanah Abang Penuh, KCJ Imbau Penumpang Kereta Waspada
Kamis, 26 Juni 2014 - 18:38 WIB
Tanah Abang Penuh, KCJ Imbau Penumpang Kereta Waspada
A
A
A
JAKARTA - Penumpukan penumpang kereta api terjadi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Untuk mencairkan penumpulan penumpang, pihak stasiun terpaksa melakukan buka tutup dan menambah armada kereta.
Manajer komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa, membludaknya penumpang yang melalui Stasiun Tanah Abang sudah diprediksi sebelumnya. Untuk itu, pihaknya sudah mengantisipasi dengan beberapa cara.
"Menempatkan pengamanan dan pengumuman serta imbauan kepada calon penumpang untuk tidak memaksaakan diri jika kereta sudah penuh," kata Eva kepada Sindonews, Kamis (26/6/2014).
Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang kereta api, kata Eva, pihaknya sudah menambah armada pada setiap perjalanan.
"Kalau untuk program bertahap ya penambahan jumlah armada dan penambahan perjalanan," tukasnya.
Bahkan, Eva mengatakan, pihaknya selalu mengantisipasi hal tersebut. "Itu yang kita lakukan setiap tahun," katanya.
Meski demikian, kata Eva, pihaknya akan pengumuman melalui pengeras suara agar penumpang tidak memaksakan naik jika kondisi tidak memungkinkan.
"Kalau untuk saat ini menempatkan pengamanan dan pengumuman serta imbauan kepada pengguna jasa yang ada di lokasi, untuk berhati-hati dan tidak memaksaakan diri jika kereta sudah penuh," imbuhnya.
Manajer komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa, membludaknya penumpang yang melalui Stasiun Tanah Abang sudah diprediksi sebelumnya. Untuk itu, pihaknya sudah mengantisipasi dengan beberapa cara.
"Menempatkan pengamanan dan pengumuman serta imbauan kepada calon penumpang untuk tidak memaksaakan diri jika kereta sudah penuh," kata Eva kepada Sindonews, Kamis (26/6/2014).
Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang kereta api, kata Eva, pihaknya sudah menambah armada pada setiap perjalanan.
"Kalau untuk program bertahap ya penambahan jumlah armada dan penambahan perjalanan," tukasnya.
Bahkan, Eva mengatakan, pihaknya selalu mengantisipasi hal tersebut. "Itu yang kita lakukan setiap tahun," katanya.
Meski demikian, kata Eva, pihaknya akan pengumuman melalui pengeras suara agar penumpang tidak memaksakan naik jika kondisi tidak memungkinkan.
"Kalau untuk saat ini menempatkan pengamanan dan pengumuman serta imbauan kepada pengguna jasa yang ada di lokasi, untuk berhati-hati dan tidak memaksaakan diri jika kereta sudah penuh," imbuhnya.
(mhd)