Tak Hanya Transportasi, Tiket Juga Jadi Satu
Kamis, 26 Juni 2014 - 12:29 WIB
Tak Hanya Transportasi, Tiket Juga Jadi Satu
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap, kedepan, warga DKI Jakarta memiliki transportasi yang saling berintegrasi. Tak hanya moda transportasi, tapi juga alat pembayaran yang dijadikan satu.
"Jadi kita akan gabung, minimal satu tiket tunggal. Itu yang kita lakukan," ujar Ahok di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Menurut Ahok, dirinya ingin transportasi Jakarta berbasis rel, maka itu punggu utamanya adalah kereta api. Bahkan, lanjut dia, pihaknya juga akan melibatkan pihak dari PT KAI.
"Kalau saya pribadi, saya mau gabung dengan kereta api. Makanya saya siapkan semua direksi komisaris dari kereta api. PT Transjakarta juga saya minta dari orang-orang kereta api. Karena bagaimana pun punggung utama transportasi kita kereta api. Termasuk MRT gitu loh," tukasnya.
Meski demikian, kata mantan Buoati Belitung Timur ini, hal tersebut merupakan pendapat pribadi bukan institusi. Semua tetap berada pada keputusan presiden.
"Lihat nanti saja keputusan presiden yang mana, sekarang lihat dahulu, siapa yang terpilih jadi presiden," ujarnya.
"Jadi kita akan gabung, minimal satu tiket tunggal. Itu yang kita lakukan," ujar Ahok di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Menurut Ahok, dirinya ingin transportasi Jakarta berbasis rel, maka itu punggu utamanya adalah kereta api. Bahkan, lanjut dia, pihaknya juga akan melibatkan pihak dari PT KAI.
"Kalau saya pribadi, saya mau gabung dengan kereta api. Makanya saya siapkan semua direksi komisaris dari kereta api. PT Transjakarta juga saya minta dari orang-orang kereta api. Karena bagaimana pun punggung utama transportasi kita kereta api. Termasuk MRT gitu loh," tukasnya.
Meski demikian, kata mantan Buoati Belitung Timur ini, hal tersebut merupakan pendapat pribadi bukan institusi. Semua tetap berada pada keputusan presiden.
"Lihat nanti saja keputusan presiden yang mana, sekarang lihat dahulu, siapa yang terpilih jadi presiden," ujarnya.
(mhd)