Ini Pekerjaan Pemprov DKI yang Belum Tuntas

Senin, 23 Juni 2014 - 13:52 WIB
Ini Pekerjaan Pemprov...
Ini Pekerjaan Pemprov DKI yang Belum Tuntas
A A A
JAKARTA - Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga menganggap banyak dinas-dinas yang masih belum mendapat predikat baik untuk menjalankan program kerja yang telah dicanangkan mereka.

Joga menjelaskan seperti banjir yang disebabkan karena saluran air atau drainase mampet, adanya bangunan liar, serta penumpukan sampahd i selokan, merupakan hal sepele yang belum dapat diselesaikan.

"Hujan 1-2 jam di Jakarta saja sudah bisa tergenang dengan ketinggian yang cukup besar," tukasnya saat dihubungi Sindonews, Senin (22/6/2014).

Kemudian yang disoroti olehnya ialah normalisasi kali dan situ yang masih terkendali oleh relokasi warga namun penampungannya tidak memadai.

"Ini kan sinergi antara Dinas kan saling mengikat. Mau normalisasi tapi rusun terbatas, susah juga kan padahal catatan saya masih ada 42 waduk dan 14 situ yang belum disentuh," ujarnya.

Kemudian Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ditangani oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman yang masih belum berbuat apa-apa.

"Catatan saya RTH tidak bertambah banyak tetap 9,8 persen, inilah yang membuat nantinya akhir tahun banjir tidak dapat dihindari lagi," ujarnya.

Dinas yang disebut oleh Joga adalah penanggulangan kemacetan. Belum kemacetan diperparah oleh banyaknya kendaraan dan jalan kendaraan yang makin sempit.

"Penanggulangan macet juga belum signifikan. Peremajaan bis Transjakarta dan sedang yang dijanjikan belum selesai, Monorel saya bisa bilang mati suri belum jelas tapi Pak Plt sekarang keluarkan LRT. Sedangkan MRT dipastikan molor karena kendala-kendala lapangan tambah bikin macet Jakarta," tukasnya.

Kemudian Penataan Kampung Kumuh. Joga melihat sisi berbeda antara Kampung Deret dan Kampung Kumuh.

"Kalau kampung deret itu hanya memperbaiki bangunannya sedangkan kampung kumuh itu tidak sekedar diperbaiki tapi lingkungan juga ditata ulang nah ini juga belum sentuh," tukasnya.

Yang tidak kalah penting yaitu menyoroti penataan PKL yang masih kurang di pasar-pasar seperti PKL Gembrong, Jatinegara, Pasar Minggu, Pasar Tanah Abang. Malah Joga mengatakan ada lagi yang sekarang kembali ke pinggir jalan.

Melihat berbagai macam problematika, Joga punya penilaian sendiri terkait dinas-dinas yang masih belum selesai reformasi birokrasi.

"Yang belum optimal itu Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Bangunan Pemda, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas P2B bangunan. Tak hanya itu tapi kami juga mengimbau lurah dan camat agar dapat mempunyai pengetahuan sendiri agar dapat membantu masyarakatnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
1 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
1 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
3 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved