Pelaku Hipnotis Modus Jual Rolex Kuras Rp30 Juta

Jum'at, 20 Juni 2014 - 16:08 WIB
Pelaku Hipnotis Modus...
Pelaku Hipnotis Modus Jual Rolex Kuras Rp30 Juta
A A A
SEMARANG - Aksi pelaku kejahatan dengan modus gendam berhasil menghipnotis Weny Valentino (26), warga Jalan Selat Sumba, Gang Harapan I, Rt1/15, Siantan Tengah, Pontianak, hingga mengalami kerugian Rp30 juta.

Saat melaporkan kejadian itu ke Mapolrestabes Semarang, Weny mengatakan jika kasus tersebut bermula saat dirinya bermain ke Kota Semarang. Saat itu, dia diajak oleh temannya Sidhi Martana Santosa, warga Jalan Pamularsih Raya, No.20, Semarang, untuk berjalan-jalan ke sebuah rumah di Puri Anjasmoro Kota Semarang.

“Kami mengendarai mobil Honda Jazz untuk main ke rumah di Puri Anjasmoro. Namun karena Sidhi ada rapat, saya terpaksa ditinggalkan di sekitar rumah itu,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat (20/6/2014).

Saat menunggu jemputan Sidhi, Weny merasakan lapar dan ingin membeli makanan di luar. Usai makan di sekitar daerah itu, dia kembali ke rumah dan bertemu dengan dua orang laki-laki tak dikenal di pinggir jalan.

“Saya bertemu dua laki-laki yang salah satunya mengaku bernama Rudi. Mereka berdua menawarkan saya jam tangan merk Rolex dan berbagai barang elektronik lainnya,” imbuhnya.

Setelah itu, Weny terlibat perbincangan dengan dua pelaku. Mulai saat itulah, kesadaran Weny mulai hilang, karena kedua pelaku diduga menghipnotisnya. “Saya kemudian diajak kedua pelaku naik mobil. Setelah itu saya tidak ingat apa-apa termasuk kemana saja saya dibawa oleh kedua pelaku itu,” paparnya.

Setelah sadar, dirinya sudah diturunkan di pingir jalan. Sementara kedua pelaku sudah pergi entah kemana, sambil meninggalkan jam tangan merk Rolex yang telah ditawarkan pelaku itu.

“Saya sangat terkejut saat ingin mengambil uang, ternyata semua isi tabungan saya dikuras habis. Di rekening saya ada uang Rp30 juta habis semuanya. Selain itu pelaku juga membawa barang-barang milik saya lainnya,” ujar Weny.

Sadar telah menjadi korban kriminalitas bermodus gendam, Weny kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi. Laporan Weny telah diterima dengan nomor laporan: LP/B/1001/VI/2014/Jtg/restabes.

“Laporan korban sudah kami terima, sepertinya korban pelaku menghipnotis korban untuk menguras tabungannya. Saat ini, kasus sudah ditangani Sat Reskrim Polrestabes Semarang,” ujar Kanit II SPKT AKP Sapari.
(san)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
22 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved