Oknum Guru JIS Juga Akan Diperiksa Secara Medis
Kamis, 19 Juni 2014 - 15:45 WIB
Oknum Guru JIS Juga Akan Diperiksa Secara Medis
A
A
A
JAKARTA - Surat panggilan kedua terhadap tiga guru Jakarta International School (JIS) sudah dilayangkan. Pemanggilan tersebut terkait dengan dugaan kekerasan seksual yang dilakukan terhadap dua murid TK sekolah internasional tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru JIS pada Senin depan. Pemeriksaan tidak hanya menyangkut kasusnya, tapi juga pemeriksaan medis.
"Nanti akan diperiksa Senin (23 Juni 2014) depan, bukan hanya soal kasusnya. Tapi diperiksakan juga medisnya," katanya, Kamis (19/6/2014).
Dwi menuturkan, surat pemanggilan ketiga oknum guru JIS tersebut sudah dilayangkan. Sehingga ketiganya bisa kooperatif datang memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.
Lalu saat ditanya mengenai kapan jadwal pemeriksaan medis pada ketiganya, dia menegaskan hal tersebut akan dilakukan secepatnya usai ketiganya diperiksa mengenai kasus kekerasan seksual.
"Nanti untuk medisnya di lakukan di laboratorium RS Kramat Jati," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan, sampai saat ini kamera dan flash disk yang disita dari sebuah ruangan di JIS masih dianalisa oleh penyidik.
"Belum keluar hasilnya, kalau sudah keluar pastinya akan membantu penyidikan," tegasnya.
Untuk itu, guna melengkapi penyidikan tentunya pihaknya akan memanggil tiga orang guru terlebih dahulu. Ketiganya masih berstatus sebagai saksi, belum ada yang menjadi tersangka.
"Kita lihat hasil pemeriksaan nanti, saat ini semuanya masih menjadi saksi," tukasnya. Menurutnya, pihak JIS juga sudah mengetahui terkait pemanggilan guru-gurunya tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru JIS pada Senin depan. Pemeriksaan tidak hanya menyangkut kasusnya, tapi juga pemeriksaan medis.
"Nanti akan diperiksa Senin (23 Juni 2014) depan, bukan hanya soal kasusnya. Tapi diperiksakan juga medisnya," katanya, Kamis (19/6/2014).
Dwi menuturkan, surat pemanggilan ketiga oknum guru JIS tersebut sudah dilayangkan. Sehingga ketiganya bisa kooperatif datang memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.
Lalu saat ditanya mengenai kapan jadwal pemeriksaan medis pada ketiganya, dia menegaskan hal tersebut akan dilakukan secepatnya usai ketiganya diperiksa mengenai kasus kekerasan seksual.
"Nanti untuk medisnya di lakukan di laboratorium RS Kramat Jati," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan, sampai saat ini kamera dan flash disk yang disita dari sebuah ruangan di JIS masih dianalisa oleh penyidik.
"Belum keluar hasilnya, kalau sudah keluar pastinya akan membantu penyidikan," tegasnya.
Untuk itu, guna melengkapi penyidikan tentunya pihaknya akan memanggil tiga orang guru terlebih dahulu. Ketiganya masih berstatus sebagai saksi, belum ada yang menjadi tersangka.
"Kita lihat hasil pemeriksaan nanti, saat ini semuanya masih menjadi saksi," tukasnya. Menurutnya, pihak JIS juga sudah mengetahui terkait pemanggilan guru-gurunya tersebut.
(ysw)