Korban Kecelakaan di Tanjakan Emen Dievakuasi ke RSUD Subang

Selasa, 17 Juni 2014 - 22:27 WIB
Korban Kecelakaan di...
Korban Kecelakaan di Tanjakan Emen Dievakuasi ke RSUD Subang
A A A
SUBANG - Korban meninggal dunia dan luka-luka dalam kecelakaan maut di Tanjakan Cicenang atau Tanjakan Emen, yang terletak di ruas Jalan Raya Subang-Bandung, dievakuasi ke RSUD Subang dan Puskesmas Jalancagak.

"Semua korban meninggal dunia dan luka-luka sudah dievakuasi ke RSUD Subang dan Puskesmas Jalancagak. Total korban meninggal dunia ada delapan orang, termasuk sopir bus. Kami masih terus lakukan proses pendataan," ujar Kepala Satlantas Polres Subang AKP Bariu Bawana, Selasa (17/6/2014) malam.

Hingga kini, pihaknya masih berupaya melakukan mengevakuasi bangkai bus dan mendata para korban kecelakaan. Pihaknya menduga, kecelakaan terjadi akibat bus mengalami rem blong. "Penyebab pasti kecelakaan masih didalami, sementara ini dugaannya rem blong. Sekarang ini kami sedang berusaha mengevakuasi bangkai bus pakai alat berat," paparnya.

Seorang saksi mata, Tatang (40), menuturkan, sebelum tabrakan, bus meluncur dari arah Bandung dalam kecepatan tinggi. Dia menduga, selain akibat kabut tebal yang menghalangi pandangan mata, kecelakaan terutama akibat bus mengalami rem blong. "Sepertinya bus itu rem blong. Karena laju bus nggak terkendali, sementara kecepatannya tinggi, akibatnya bus nabrak mobil yang datang dari arah Subang," katanya.

Dalam peristiwa maut tersebut, sopir bus turut meninggal dunia di tempat kejadian bersama penumpang lainnya yang kebanyakan siswa SMA. Dia mengaku ikut serta membantu evakuasi para penumpang yang luka dan jenazah korban meninggal yang bertebaran di pinggir jalan serta sekitar perkebunan teh. Dia menyebutkan, dalam peristiwa itu, sopir mobil kijang selamat. "Sopir kijang kayaknya cuma luka ringan, dia udah dijemput keluarganya," pungkasnya.

Akibat kejadian itu, kondisi mobil kijang ringsek dan bus rusak berat dengan posisi terbalik. Proses evakuasi masih terus berlangsung oleh aparat polisi.

Diberitakan sebelumnya, insiden tabrakan maut melibatkan bus pariwisata Mercedes Benz nopol B 7529 YB asal Jakarta dengan sebuah mobil Kijang kapsul nopol T 1118 TK yang menewaskan delapan orang dan melukai puluhan penumpang. Kecelakaan terjadi di tanjakan tersebut, Selasa (17/6/2014) malam. Diduga, bus pariwisata yang mengangkut 54 siswa SMA Al-Huda Cengkareng Jakarta itu mengalami kecelakaan akibat rem blong.
(zik)
Berita Terkait
Kronologis Tabrakan...
Kronologis Tabrakan Maut 2 Kapal di Perairan Indramayu
BREAKING NEWS! Tabrakan...
BREAKING NEWS! Tabrakan Beruntun di Simpang Rapak Balikpapan 5 Tewas 4 Luka
Pontianak Gempar, Tabrakan...
Pontianak Gempar, Tabrakan Beruntun di Bundaran Untan 1 Wanita Cantik Tewas 4 Luka Parah
Tabrakan Angkot dengan...
Tabrakan Angkot dengan Kereta Api, Empat Penumpang Tewas
Tabrakan Maut di Maros:...
Tabrakan Maut di Maros: Pengendara Motor Tewas, Seorang Anggota Polri Kritis
Truk Tabrak Minibus...
Truk Tabrak Minibus di Jalur Lingkar Pantura Pemalang, 5 Tewas Seketika
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
13 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
19 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
39 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved