Pembunuh Ipeh Dibayar Rp5 juta

Senin, 16 Juni 2014 - 18:35 WIB
Pembunuh Ipeh Dibayar...
Pembunuh Ipeh Dibayar Rp5 juta
A A A
BOGOR - Setelah identitas mayatr wanita yang ditemukan tewas di Lapangan Golf Lido, Desa Wates, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, terungkap, polisi akhirnya bisa menangkap pelaku.

Diketahui kalau pelaku merupakan mantan selingkuhan suami korban. Pelaku sakit hati karena pernah diusir Ipeh (28) dari rumah kontrakan korban. Pelaku sendiri membayar dua pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Ipeh sebesar Rp5 juta.

Kapolres Bogor AKBP Sony Mulvianto menerangkan, dalam melakukan pembunuhan itu, PT (18) tidak sendiri tapi dibantu oleh MD (24) mantan pacarnya dan YD (22), rekannya.

"Jadi PT adalah otak aksi pembunuhan berencana ini, sedangkan yang mengeksekusi itu YD, dan MD," jelasnya kepada wartawan di Mapolres Bogor, Senin (16/6/2014).

Berdasarkan keterangan PT, pembunuhan tersebut memang sudah direncanakan sejak lama, dan baru ada kesempatan pada Senin 9 Juni 2014 pukul 22.00 WIB. (Baca: Mayat Wanita Ditemukan di Lapangan Golf Lido)

"Sebelum dibunuh, pelaku sempat menjemput korban di rumahnya menggunakan sepeda motor dengan alasan akan bertemu dengan pacar baru suami korban," ungkapnya.

Kemudian MD dan YD mengikuti keduanya. Ditengah jalan, YD mendahului korban dan menunggu di lokasi kejadian.

"Sesampainya di TKP, korban tiba-tiba dikejar oleh YD, dan dijerat menggunakan tali sweeter, kemudian dipukul menggunakan helm dan diikat leher dan tangannya pakai tali tambang," katanya.

Dihadapan petugas, PT mengaku sakit hati dan dendam karena telah diusir oleh korban saat mengontrak dirumahnya.

"Saya diusir karena ketahuan selingkuh dengan suami korban. Saat itu korban langsung melabrak dan mengusir keluarga saya dari kontrakannya," ungkapnya.

Saat itulah, lanjut PT, niat untuk menghabisi nyawa korban muncul.

"Saya minta tolong mantan pacar saya (MD) untuk mencarikan orang yang mau membuh korban dengan imbalan Rp5 juta," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik Purwanto menjelaskan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus yang diduga karena sakit hati atau dendam ini.

"Kita masih mendalami keterangan-keterangan dari sejumlah saksi dan tersangka, apakah hanya sebatas dendam atau ada motif lain dan keterlibatan orang lain," katanya.

Akibat perbuatannya ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
23 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
18 jam yang lalu
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved