Psikolog Korban JIS Bongkar Keterlibatan Oknum Guru
Rabu, 11 Juni 2014 - 17:50 WIB
Psikolog Korban JIS Bongkar Keterlibatan Oknum Guru
A
A
A
JAKARTA - Setelah memeriksa psikolog korban DA, Polda Metro Jaya akan menganalisa keterangan yang bersumber dari korban berinisial DA siswa di Jakarta International School (JIS) yang menjadi korban kejahatan asusila. Dalam keterangan DA yang disampaikan ke psikolognya, diketahui kalau ada keterlibatan guru JIS.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, sampai saat ini penyidik masih mendalami hasil pemeriksaan terhadap psikolog korban. Karena, dari pemeriksaan terhadap DA disebutkan kalau dia sempat menceritakan kejadian tersebut kepada psikolognya.
"Kita sedang analisa hasilnya, kita harapkan bisa membuat kesimpulan keterlibat guru," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/6/2014).
Dia melanjutkan, dalam melakukan pemeriksaan penyidik juga kembali mendalami pengakuan korban lainnya M yang mengakui kalau dia melihat saat korban DA sedang dicabuli.
"Tapi kita akan dalami siapa yang melakukannya," jelasnya.
Dia menegaskan, untuk memeriksa guru JIS pihaknya telah membuat surat panggilan dan rencananya akan diperiksa dalam waktu dekat ini.
Namun, sekali lagi kabid menegaskan untuk inisial dari guru-guru yang diduga melakukan kekerasan sampai saat ini belum bisa diumumkan. Karena sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.
"Nanti kalau sudah pasti akan segera diumumkan," tegasnya.
Walaupun begitu, keempatnya masih dalam pengawasan yang cukup ketat.
Dari hasil pemeriksaan terhadap DA memang ditemukan adanya oknum guru yang telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya.
"Makanya penyidik sedang berupaya memeriksa saksi-saksi sebelumnya, bahkan korban sebelumnya juga kembali diperiksa," tukasnya.
Hasil pemeriksaan akan dipadukan dengan keterangan-keterangan lainnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, sampai saat ini penyidik masih mendalami hasil pemeriksaan terhadap psikolog korban. Karena, dari pemeriksaan terhadap DA disebutkan kalau dia sempat menceritakan kejadian tersebut kepada psikolognya.
"Kita sedang analisa hasilnya, kita harapkan bisa membuat kesimpulan keterlibat guru," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/6/2014).
Dia melanjutkan, dalam melakukan pemeriksaan penyidik juga kembali mendalami pengakuan korban lainnya M yang mengakui kalau dia melihat saat korban DA sedang dicabuli.
"Tapi kita akan dalami siapa yang melakukannya," jelasnya.
Dia menegaskan, untuk memeriksa guru JIS pihaknya telah membuat surat panggilan dan rencananya akan diperiksa dalam waktu dekat ini.
Namun, sekali lagi kabid menegaskan untuk inisial dari guru-guru yang diduga melakukan kekerasan sampai saat ini belum bisa diumumkan. Karena sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.
"Nanti kalau sudah pasti akan segera diumumkan," tegasnya.
Walaupun begitu, keempatnya masih dalam pengawasan yang cukup ketat.
Dari hasil pemeriksaan terhadap DA memang ditemukan adanya oknum guru yang telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya.
"Makanya penyidik sedang berupaya memeriksa saksi-saksi sebelumnya, bahkan korban sebelumnya juga kembali diperiksa," tukasnya.
Hasil pemeriksaan akan dipadukan dengan keterangan-keterangan lainnya.
(ysw)