Ibu Hamil Ditangkap karena Beli Petasan 1 Truk

Selasa, 10 Juni 2014 - 17:13 WIB
Ibu Hamil Ditangkap...
Ibu Hamil Ditangkap karena Beli Petasan 1 Truk
A A A
BOGOR - Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor menyita 4,8 juta butir petasan dalam operasi rutin menjelang puasa, Senin 9 Juni 2014 semalam. Petugas juga menangkap sopir dan kernet serta seorang wanita hamil yang memesan petasan tersebut.

Selain mengamankan bahan peledak jenis petasan, petugas juga berhasil menangkap CA (38), sopir dan AR (27), kernet truk yang mengangkut jutaan petasan itu di wilayah Parung, Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto mengatakan, petugas berhasil mengamankan satu truk penuh berisi petasan jenis korek api yang tidak dilengkapi dengan dokumen/izin.

"Jumlah totalnya 4,8 juta butir petasan senilai lebih dari Rp45 juta," ujar Didik kepada wartawan di Bogor, Selasa (10/6/2014).

Saat ini, kata dia, pihaknya menangkap dua orang pengedar petasan yang mengaku berasal dari Indramayu, Jawa Barat.

"Barang-barang ini didapatkan dari Indramayu untuk diedarkan ke wilayah Bogor dan sekitarnya melalui Parung," ungkapnya.

Selain sopir dan kernet, polisi juga menangkap pembeli petasan berinisial Nur yang tengah hamil tua.

"Mereka akan kita jerat Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," katanya.

Kata dia, pihaknya akan terus memperketat peredaran petasan di wilayah hukumnya guna menciptakan suasana damai bagi umat yang akan menjalankan ibadah puasa.

"Untuk itu, antisipasi terhadap kejahatan, tindakan kriminal maupun kegiatan lain yang dapat menganggu pelaksanaan ibadah puasa terus ditingkatkan," katanya.

Di tempat terpisah, Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama mengatakan, jajarannya juga telah melakukan razia petasan, miras serta kegiatan lain yang disinyalir dapat mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.

"Untuk Kota Bogor sebenarnya peredarannya tidak begitu banyak. Tempat produksi juga hampir tidak ada. Namun, langkah antisipasi pasti kita lakukan," katanya.

Ia mengaku sudah memantau peredaran petasan di sejumlah pasar tradisional mulai marak diperjualbelikan. "Tidak hanya di toko yang berizin, tetapi juga di lapak-lapak yang ada di pasar," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Orang yang Celaka di...
Orang yang Celaka di Bulan Ramadan, Ini Penyebabnya
Hilal di Titik Pemantaun...
Hilal di Titik Pemantaun Masjid KH Hasyim Asy’ari Tidak Terlihat
4 Tradisi Unik Menyambut...
4 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, dari Mheibes hingga Nyekar
Survei Online Ramadan:...
Survei Online Ramadan: Warganet Pilih Belanja Pakaian dan Berbuka dengan Gorengan
3 Fase Ramadan Beserta...
3 Fase Ramadan Beserta Keutamaan dan Amalan yang Bisa Dikerjakan
13 Hari Menjelang Puasa...
13 Hari Menjelang Puasa Ramadan, Berikut 3 Bekal Terbaik
Berita Terkini
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
6 menit yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
21 menit yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
34 menit yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
2 jam yang lalu
Infografis
Ibu Emir Qatar Tampar...
Ibu Emir Qatar Tampar Dunia karena Diam Lihat Genosida Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved