SMKN 38 Jakpus Tergusur Akibat Pelebaran Jalan

Senin, 09 Juni 2014 - 08:49 WIB
SMKN 38 Jakpus Tergusur...
SMKN 38 Jakpus Tergusur Akibat Pelebaran Jalan
A A A
JAKARTA - Rencana pelebaran Jalan Abdul Muis oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jalan, menyisakan masalah. Pasalnya, SMKN 38 di Jalan Kebon Sirih No 98, Gambir, Jakarta Pusat terancam digusur.

Perencanaan perluasan jalan tersebut direncakan akan dilakukan tahun 2014. Pantauan di lokasi, pihak sekolah terlihat tidak lagi melakukan perawatan tanaman di sekitar sekolah. Bahkan, sejumlah murid belum mengetahui penggusuran itu.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha SMKN 38 Jakarta Pusat Suratno membenarkan, sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1979 akan digusur. Pasalnya luas tanah sekolah yang mencapai 1.671 meter, akan dipersempit hingga menyisahkan 400 meter. Dengan kata lain luas tanah sekolah yang akan terkena pelebaran jalan mencapai 1.200 meter.

"Sebagian area sekolah ini terkena pelebaran jalan dari Dinas PU Jalan," ucapnya di Jakarta, Senin (9/6/2014).

Mengenai nasib para siswa-siswi yang berjumlah 300 pelajar dengan jumlah 12 kelas belum jelas akan ditempatkan dimana. Terkait rencana pemindahan sekolah, pihaknya sudah dua kali diundang rapat oleh pihak Dinas PU dan Dinas Pendidikan.

Pemanggilan itu pada 13 September 2013 dan kedua 19 Mei 2014 di kantor Dinas PU.

"Isinya memberitahukan bahwa sekolah ini akan terkena pelebaran jalan dengan luas 20 dari bibir kali PHB Abdul Muis untuk pelebaran jalan," tungkasnya.

Suratno juga menyampaikan kebingungan pihak sekolah terkait belum di dapatkannya lokasi penampungan sekolah. Rencana pemindahan sekolah itu sendiri belum disosialisasikan kepada pihak orangtua dan para murid.

"Kita belum sosialisasikan kepada orangtua ataupun murid. Ini dilakukan karena kita belum dapat sekolah tempat penampungan sementara," jelasnya.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Dikmen Jakarta Pusat, Zainal Soleman juga membenarkan soal penggusuran itu. Sekolah tersebut terkena program dari Dinas PU jalan untuk pelebaran jalan. Saat ini pihak Dikmen juga tengah mengarahkan untuk mencari solusi terbaik, pasalnya perluasan jalan ini demi kepentingan bersama.

"Untuk relokasi para siswa yang umumnya jurusan pariwisata, tata boga belum ada tempat yang cocok," ujarnya.

Bahkan, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas PU DKI Jakarta Heru Wahyudi juga membenarkan SMKN tersebut akan terkena pelebaran jalan. Untuk relokasi pemindahan sekolah tersebut juga direncanakan akan ditempatkan di daerah Pasar Baru.

"Bukan SMKN 38 saja yang kena dampaknya, RS Budi Kemulian juga akan kena dampaknya. Kalau untuk berapa biaya yang dianggarkan saya lupa, semua data ada di kantor," terangnya.
(mhd)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
KPK Sebut Pendidikan...
KPK Sebut Pendidikan di Indonesia Masih Berorientasi Uang
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
9 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved