Beda 5 Menit, KAI Tetap Jalankan Jadwal Baru
Senin, 02 Juni 2014 - 22:13 WIB
Beda 5 Menit, KAI Tetap Jalankan Jadwal Baru
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, perubahan jadwal pemberangkatan kereta api tidak ada masalah. Pasalnya, perubahan jadwal itu hanya beda sedikit dari jadwal sebelumnya.
"Perubahan itu tidak berpengaruh, hanya lima menit selisihnya dari jadwal sebelumnya," kata Kepala Humas Daop 1 PT KAI Agus Komarudin di Jakarta, Senin (2/6/2014).
Agus juga tidak mempermasalahkan adanya penumpang kereta di Stasiun Tambun yang turun ke rel. Karena, menurut dia, saat ini awal penerapan jadwal baru memang ada pro dan kontra, tapi dia yakin kedepan masyarakat akan menerimanya.
"Mereka menolak, tapi lama-lama akhirnya naik juga," ujarnya.
Sebelumnya, penambahan 645 perjalanan kereta dalam Grafik Perjalanan Kereta (GAPEKA) 2014 per 1 Juni oleh PT KCJ akan membantu mengurangi antrean penumpang KRL dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).
KCJ juga mengatakan kapasitas angkut di beberapa rangkaain KRL khususnya di lintas Bogor-Jakarta Kota akan bertambah. Karena nantinya, 1 Juni PT KCJ akan mengoperasikan sembilan rangkaian seri 205 yang memiliki formasi 10 gerbong kereta disetiap rangkaian.
"Ini untuk menambah daya angkut sekitar 25 persen dibandingkan rangkaian yang memiliki formasi delapan gerbong," ujar Direktur Operasi PT KCJ Apriyono Chresnanto di lantai 2 Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Senin 26 Mei 2014.
"Perubahan itu tidak berpengaruh, hanya lima menit selisihnya dari jadwal sebelumnya," kata Kepala Humas Daop 1 PT KAI Agus Komarudin di Jakarta, Senin (2/6/2014).
Agus juga tidak mempermasalahkan adanya penumpang kereta di Stasiun Tambun yang turun ke rel. Karena, menurut dia, saat ini awal penerapan jadwal baru memang ada pro dan kontra, tapi dia yakin kedepan masyarakat akan menerimanya.
"Mereka menolak, tapi lama-lama akhirnya naik juga," ujarnya.
Sebelumnya, penambahan 645 perjalanan kereta dalam Grafik Perjalanan Kereta (GAPEKA) 2014 per 1 Juni oleh PT KCJ akan membantu mengurangi antrean penumpang KRL dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).
KCJ juga mengatakan kapasitas angkut di beberapa rangkaain KRL khususnya di lintas Bogor-Jakarta Kota akan bertambah. Karena nantinya, 1 Juni PT KCJ akan mengoperasikan sembilan rangkaian seri 205 yang memiliki formasi 10 gerbong kereta disetiap rangkaian.
"Ini untuk menambah daya angkut sekitar 25 persen dibandingkan rangkaian yang memiliki formasi delapan gerbong," ujar Direktur Operasi PT KCJ Apriyono Chresnanto di lantai 2 Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Senin 26 Mei 2014.
(mhd)