SDN 04 Menteng Jadi Tempat Buang Limbah

Sabtu, 31 Mei 2014 - 09:47 WIB
SDN 04 Menteng Jadi...
SDN 04 Menteng Jadi Tempat Buang Limbah
A A A
JAKARTA - Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Jalan H Agus Salim, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, terganggu akibat ulah sekelompok orang tak bertanggung jawab. Pasalnya, mereka membuang limbah ke area sekolah.

Berdasakan pantauan, limbah itu berasal dari atas bangunan kosong bekas Hotel Bali yang hangus terbakar. Warga yang menempati bangunan empat lantai itu membuang limbah menggunakan paralon 14 inchi seperti kotoran manusia, pakaian dalam, sampah, hingga pembalut wanita.

Akibat limbah yang dibuang itu menimbulkan aroma tak sedap hingga akhirnya membuat proses belajar mengajar terganggu. Tak hanya itu, penghuni juga membuang kasur bekas ke areal belakang sekolah.

"Imbas dari adanya limbah itu juga membuat sekolah jadi kotor dan kumuh sehingga tidak bisa masuk penilaian Adipura," kata kata Kepala SDN 04 Kebon Sirih Ashadi kepada wartawan, Jumat 30 Mei 2014.

Ashadi mengungkapkan, limbah buangan dari penghuni bangunan telah diadukan ke aparat kelurahan, kecamatan. Bahkan aduan itu juga sudah disampaikan kepada Wali Kota Jakarta Pusat melalui surat pada 2011 silam.

"Saya sudah kirimkan surat keberatan atas kasus buangan limbah yang menggangu ke sekolah ini, tapi belum ada tindakan. Tahun 2011, saya juga sempat berkirim surat ke wali kota," bebernya.

Ashadi mengaku sempat menemui pihak pengelola gedung bekas Hotel Bali yang menjadi koodinator penghuni bangunan. Dari pertemuan itu, pengelola gedung tersebut sempat datang ke sekolah lalu memperbaiki saluran pipa agar limbah buangan tak kembali mengarah ke sekolah. Namun sayang, belum lama diperbaiki, pipa saluran tersebut kembali rusak dan mengocor ke sekolah.

"Waktu mendatangi mereka, kita masih diperlakukan baik-baik. Kalau sekarang kita protes lagi, taruhannya bisa otot," keluhanya.

Dia menambahkan, jumlah siswanya di SDN 04 Kebon Sirih ada 109 orang, sedangkan di SDN 08 berjumlah 142 orang. Kedua sekolah yang berada dalam satu gedung ini merasa terganggu dengan aroma buangan limbah.

"Siswa yang paling terganggu kelas VI SDN 04 dan SDN 08 karena lokasinya dekat corong pembuangan limbah," terangnya.
(mhd)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Kasus Rudapaksa Dokter...
Kasus Rudapaksa Dokter PPDS, Menkes: Pendidikan Kedokteran Perlu Dibenahi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
KPK Sebut Pendidikan...
KPK Sebut Pendidikan di Indonesia Masih Berorientasi Uang
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved