Oknum Guru yang Cabuli Siswi Ditangkap di Rumahnya
Kamis, 29 Mei 2014 - 16:51 WIB
Oknum Guru yang Cabuli Siswi Ditangkap di Rumahnya
A
A
A
JAKARTA - Setelah menetapkan oknum guru SDN 06 Pondok Rangon, Jakarta Timur, polisi langsung menangkap pelaku yang berinisial Y. Kini pelaku ditahan di Mapolresta Jakara Timur.
"Kami sudah tangkap kemarin di rumahnya. Pelaku berinisial Y yang merupakan guru di sekolah tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Didik Sugiarto saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2014).
Didik menjelaskan, penahanan terhadap oknum guru ini berdasarkan hasil pemeriksaan visum dan keterangan dari delapan orang saksi. Didik mengaku, pihaknya telah memiliki dua bukti yang bisa menjadikan Y sebagai tersangka.
"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka. Mengenai sudah berapa lama pelaku melakukan aksi itu dan apakah ada korban lagi, itu masih kita dalami lebih lanjut," ujar Didik.
Diberitakan, W mengaku telah dilecehkan oleh seorang oknum guru di ruangan bekas toilet sekolah yang kini digunakan sebagai gudang pada Rabu 30 April lalu.
Saat itu, W yang tengah mengerjakan tugas bersih-bersih kelas diperintahkan untuk mengambil kursi di ruangan bekas toilet tersebut. W tidak mengingat detail peristiwa yang menimpanya, namun W merasakan sakit di kemaluannya. W sempat menolak melakukan visum lantaran trauma. Siswi berparas manis itu juga enggan bersekolah karena takut.
"Kami sudah tangkap kemarin di rumahnya. Pelaku berinisial Y yang merupakan guru di sekolah tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Didik Sugiarto saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2014).
Didik menjelaskan, penahanan terhadap oknum guru ini berdasarkan hasil pemeriksaan visum dan keterangan dari delapan orang saksi. Didik mengaku, pihaknya telah memiliki dua bukti yang bisa menjadikan Y sebagai tersangka.
"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka. Mengenai sudah berapa lama pelaku melakukan aksi itu dan apakah ada korban lagi, itu masih kita dalami lebih lanjut," ujar Didik.
Diberitakan, W mengaku telah dilecehkan oleh seorang oknum guru di ruangan bekas toilet sekolah yang kini digunakan sebagai gudang pada Rabu 30 April lalu.
Saat itu, W yang tengah mengerjakan tugas bersih-bersih kelas diperintahkan untuk mengambil kursi di ruangan bekas toilet tersebut. W tidak mengingat detail peristiwa yang menimpanya, namun W merasakan sakit di kemaluannya. W sempat menolak melakukan visum lantaran trauma. Siswi berparas manis itu juga enggan bersekolah karena takut.
(ysw)