Bocah Tanpa Anus akan Dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo

Kamis, 29 Mei 2014 - 14:25 WIB
Bocah Tanpa Anus akan...
Bocah Tanpa Anus akan Dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo
A A A
MAMUJU - Yuyun atau Ayyun (7) bocah tanpa anus akan dirujuk dari RSUD Mamuju. Masalahnya, peralatan di RSUD Mamuju sangat terbatas.

Ansyuri Dahara (39) orangtua Ayyun mengatakan, rencana merujuk putrinya itu atas saran dokter di RSUD Mamuju. Rumah sakit yang disarankan adalah di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Namun Ansyuri ragu karena tak memiliki dana yang cukup. Saat ini dirinya hanya memiliki dana sebesar Rp8 juta itupun dari sumbangan dari banyak pihak, salah satunya dari Wakil Bupati Mamuju.

"Memang ada sumbangan sebesar delapan juta rupiah. Setengahnya dari Pak Wakil Bupati Mamuju dan setengahnya lagi tidak tahu dari siapa. Saya ikhlaskan anak saya dirawat di Makassar, kalau memang ini jalan terbaik," tuturnya, Kamis (29/5/2014).

Kepala seksi penunjang medik RSUD Mamuju Wiwik Badu, mengatakan, Ayyun harus secepatnya dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Alasannya, RSUD Mamuju tidak memiliki alat untuk menangani kasus penyakit yang menimpa Yuyun.

"Rumah sakit kami tidak memiiliki alat untuk melakukan perawatan. Anak itu harus dioperasi karena akan ada pemotongan usus harus dilakukan," katanya.

Terkait dengan biaya penanganan medis, Wiwik mengaku sudah memberikan pengertian keluarga pasien. Terutama soal ketersediaan dana dari BPJS Mamuju yang akan menanggung seluruhnya.

"Ada kartu BPJS. Makanya kami rujuk ke rumah sakit Makassar yang menangi pelayanan BPJS. Jadi bantuan dari pemerintah berupa uang tunai itu untuk biaya hidup di Makassar," katanya.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Ayyun warga Desa Sondoang Kecamatan Kalukku ini tidak pernah mendapat perhatian dari Puskesmas maupun Puskesdes setempat. Hingga Kepala Dinas Kesehatan Mamuju, Hajrah As’ad, marah mengetahui hal ini.

Perut yang kian membesar membuat Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat tergerak untuk melihat langsung kondisi Ayyun. Bustamin mengaku akan memantau langsung perkembangan Ayyun. Dia juga menjamin, pasien akan mendapat pelayanan yang layak.
(lns)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
16 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
37 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
46 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
49 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved