Bogor Bangun Rusun untuk Warga Tak Mampu

Kamis, 29 Mei 2014 - 02:34 WIB
Bogor Bangun Rusun untuk...
Bogor Bangun Rusun untuk Warga Tak Mampu
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor tengah membangun dua twin block rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya para buruh di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor.

Menurut Kepala Pengawas Bangunan dan Pemukiman Erna Hernawati saat ini, pengerjaan rusunawa itu sudah sekitar 30 persen.

"Rusunawa ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di sekitar lokasi pembangunan. Khususnya para buruh pabrik dan buruh serabutan," katanya ketika dihubungi, Rabu (28/5/2014).

Pembangunan rusunawa ini, kata Erna dananya bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) melalui Kementrian Pekerjaan Umum.

Rusunawa tersebut memiliki akses masuk di Kelurahan Cibuluh. Tepatnya di belakang kantor Pemadam Kebakaran Jalan Ashogiri.

"Pembangunan Rusunawa ini dananya bantuan dari Kementrian PU. Saat ini progresnya sudah 30 persen dengan sasaran yang masih sama yakni masyarakat yang berpenghasilan rendah," katanya.

Sesuai dengan perjanjian Kementrian PU dan Pemkot Bogor Rusunawa diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan pendapatan sekitar Rp1 juta hingga Rp3 juta.

"Selain itu, persyaratan lainnya adalah di dalam berkas dilampirkan surat keterangan dari kelurahan yang menyatakan bahwa yang akan menyewa merupakan masyarakat yang belum mempunyai rumah dengan melampirkan struk atau slip gaji," terangnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa Agus Gunawan mengatakan penyewa diutamakan yang berdomisili dan bekerja di Kota Bogor serta membayar uang jaminan 3 kali uang sewa.
"Saat ini, di Kota Bogor sendiri sudah beroperasi rusunawa yang ada di Perumahan Bumi Menteng Asri, Menteng, Bogor Barat Kota Bogor," katanya.

Rusunawa di dua lokasi tersebut kini sudah dihuni 300 orang. Sebanyak 10 unit disisakan untuk korban bencana.

"Namun demikian kita agak sulit merelokasi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana untuk pindah ke rusunawa. Salah satu alasannya karena akses rusunawa Menteng Asri relatif jauh dengan tempat bekerja mereka," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved