Tegur Tetangga Main Musik Terlalu Bising, Yuka Tewas Ditusuk
Selasa, 27 Mei 2014 - 10:45 WIB
Tegur Tetangga Main Musik Terlalu Bising, Yuka Tewas Ditusuk
A
A
A
TANGERANG - Yuka Valeanda (20) pemuda yang tinggal di Kampung Sentul, RT 4/2, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang tewas dikeroyok sejumlah tetangganya.
Sebelum kejadian Yuka sempat menegur para pelaku karena memainkan musik terlalu bising. Dugaan tersebut mengemuka karena sejumlah saksi mata melihat Yuka yang marah sebelumnya kepada ketiga pelaku.
Petugas Polsek Curug Kabupaten Tangerang hingga Selasa (27/5/2014) masih memburu ketiga pelaku. Polisi juga berhasil mengamankan pisau lipat dari tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami sudah mengantongi nama-nama pelaku, saat ini anggota masih memburunya,” ujar Kapolsek Curug, Kompol Gatot Hendro.
Rumah kontrakan pelaku yang berada tak jauh dari rumah korban telah digeledah petugas. Dari dalam rumah petak, polisi mengamankan sebuah ponsel yang diduga milik salah seorang pelaku.
Menurut Kapolsek, dari hasil keterangan sejumlah saksi mata, motif pelaku murni karena korban meminta ketiga pelaku untuk tidak membuat kegaduhan karena mengganggu kenyamanan warga.
Namun, teguran korban tak diterima oleh pelaku. Tepat di depan sebuah warnet, korban yang saat ingin bermain warnet tak jauh dari rumahnya tiba-tiba bertemu dengan ketiga pelaku. Cekcok mulut dan adu jotos antara korban dengan pelaku pun tak terelakan.
“Salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menusukannya ke dada korban hingga terkapar,” kata Kapolsek.
Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSU Tangerang untuk diautopsi.
Sebelum kejadian Yuka sempat menegur para pelaku karena memainkan musik terlalu bising. Dugaan tersebut mengemuka karena sejumlah saksi mata melihat Yuka yang marah sebelumnya kepada ketiga pelaku.
Petugas Polsek Curug Kabupaten Tangerang hingga Selasa (27/5/2014) masih memburu ketiga pelaku. Polisi juga berhasil mengamankan pisau lipat dari tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami sudah mengantongi nama-nama pelaku, saat ini anggota masih memburunya,” ujar Kapolsek Curug, Kompol Gatot Hendro.
Rumah kontrakan pelaku yang berada tak jauh dari rumah korban telah digeledah petugas. Dari dalam rumah petak, polisi mengamankan sebuah ponsel yang diduga milik salah seorang pelaku.
Menurut Kapolsek, dari hasil keterangan sejumlah saksi mata, motif pelaku murni karena korban meminta ketiga pelaku untuk tidak membuat kegaduhan karena mengganggu kenyamanan warga.
Namun, teguran korban tak diterima oleh pelaku. Tepat di depan sebuah warnet, korban yang saat ingin bermain warnet tak jauh dari rumahnya tiba-tiba bertemu dengan ketiga pelaku. Cekcok mulut dan adu jotos antara korban dengan pelaku pun tak terelakan.
“Salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menusukannya ke dada korban hingga terkapar,” kata Kapolsek.
Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSU Tangerang untuk diautopsi.
(sms)