Ahok angkat tangan soal ganti rugi KBT
Senin, 12 Mei 2014 - 13:47 WIB
Ahok angkat tangan soal ganti rugi KBT
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak bisa berbuat banyak terkait tanah warga Cipinang, Jakarta Timur, yang belum diberi ganti rugi karena terkena proyek Kanal Banjir Timur (KBT).
"Kalau hal itu susah, memang kita enggak bisa berbuat apa-apa, itu harus diajukan ke hukum," saran pria yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota Jakarta, Senin (12/4/2014).
Sambung mantan Anggota Komisi II DPR RI ini, jika pengajuan hukum yang dilakukan masyarakat menang, maka mau tidak mau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus membayar.
"Ya kalau mereka bisa ajukan ke hukum dan terbukti memang belum misalnya, ya kita (Pemprov DKI) akan bayar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga berkumpul untuk menyuarakan aksinya terkait penggantian uang ganti rugi yang belum dibayarkan ke sebagian warga yang terkena penggusuran untuk membuat KBT.
Aksi ini dimulai di dekat KBT dengan iringan tradisional angklung, gendang, ondel-ondel, spanduk yang bertuliskan kekecewaan tentang Jokowi. Bahkan seekor kambing pun diikutsertakan untuk menyindir Jokowi yang seolah-olah mudah ditarik ke sana-ke sini oleh seseorang.
"Kalau hal itu susah, memang kita enggak bisa berbuat apa-apa, itu harus diajukan ke hukum," saran pria yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota Jakarta, Senin (12/4/2014).
Sambung mantan Anggota Komisi II DPR RI ini, jika pengajuan hukum yang dilakukan masyarakat menang, maka mau tidak mau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus membayar.
"Ya kalau mereka bisa ajukan ke hukum dan terbukti memang belum misalnya, ya kita (Pemprov DKI) akan bayar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga berkumpul untuk menyuarakan aksinya terkait penggantian uang ganti rugi yang belum dibayarkan ke sebagian warga yang terkena penggusuran untuk membuat KBT.
Aksi ini dimulai di dekat KBT dengan iringan tradisional angklung, gendang, ondel-ondel, spanduk yang bertuliskan kekecewaan tentang Jokowi. Bahkan seekor kambing pun diikutsertakan untuk menyindir Jokowi yang seolah-olah mudah ditarik ke sana-ke sini oleh seseorang.
(mhd)