Acara bagi-bagi es krim di Surabaya tak kantongi izin

Minggu, 11 Mei 2014 - 19:31 WIB
Acara bagi-bagi es krim...
Acara bagi-bagi es krim di Surabaya tak kantongi izin
A A A
Sindonews.com - Penyelenggaraan acara bagi-bagi es krim wall's gratis ternyata tidak mengantongi izin dari Pemkot Surabaya.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya, Chalid Buchari dia mengakui menerima surat permohonan izin untuk melaksanakan kegiatan.

Namun belum memberikan izin karena harus meminta persetujuan dari wali kota. Tapi izin belum diberikan. Sejauh ini, pihaknya masih tengah menghitung berapa kerusakan akibat kegiatan tersebut.

"Belum ada izin, sebab untuk acara ini harus ada rekomendasi dari wali kota," ungkapnya, Minggu (11/5/2014).

Sebelumnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan memidakan pihak penyelenggara karena tidak memiliki izin menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Saya akan menempuh jalur hukum. Ini karena, even organizing (EO) tidak memiliki izin dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya.Pidanakan mereka! tuntut dengan pasal pengrusakan lingkungan," kata Risma dengan wajah memerah saat meninjau Taman Bungkul yang rusak, Minggu (11/5/2014).

Sementara itu, Asisten Brand Manager Wall's Ice Cream Kaninia Radiatni membantah, pihaknya tidak mengantongi izin penyelenggaraan kegiatan.

Dia mengaku sudah mengantongi izin kegiatan dari Pemkot Surabaya. Menurut dia, untuk menyelenggarakan kegiatan itu, pihaknya dibantu EO yang bertugas menyiapkan segala keperluan, termasuk perizinan.

Izin ini sudah disiapkan mengingat kegiatan ini berskala nasional. Acara serupa tidak hanya digelar di Surabaya, tapi di kota-kota besar yang lain.

"Semua sudah disiapkan EO, termasuk izinnya juga, tapi saya nggak tahu izin yang mana, karena banyak sekali izinnya," katanya.

Disisi lain, Kepala Bidang Pertamanan DKP Surabaya, Aswan mengatakan, pihak penyelenggara akan dituntut denda dan diwajibkan mengembalikan kondisi taman seperti semula.

Untuk mengembalikan kondisi seperti semula, pihak penyelenggara diberi waktu paling lama satu bulan setelah sanksi dijatuhkan. Akibat acara ini, kondisi taman rusak parah dan tidak bisa diperbaiki. Satu-satunya cara adalah dengan penanaman ulang.

"Kami akan segera kenakan sanksi denda dan mewajibkan penyelenggara untuk mengembalikan kondisi taman," paparnya.
(sms)
Berita Terkait
Rintis Bisnis dari Garasi,...
Rintis Bisnis dari Garasi, Ini Sosok Pendiri Es Krim Campina Darmo Hadipranoto
Es Krim Pilihan Gen...
Es Krim Pilihan Gen Z, Aice Raih Gold Award di Youth Choice Award 2025
Xiyue Galaxy, Inovasi...
Xiyue Galaxy, Inovasi Terbaru Es Krim yang Sarat Filosofi
Rayakan Ultah Ke-4,...
Rayakan Ultah Ke-4, Velluto Gelato Berbagi Kebahagiaan Melalui Taste of Happiness
Aice Sabet Top Brand...
Aice Sabet Top Brand Award dan Top Brand for Kids Award, Perkuat Posisi Pemimpin Industri Es Krim
Aice Perkenalkan Es...
Aice Perkenalkan Es Krim Ria Ria Kacang Hijau Bersama Wonderful Indonesia, Kombinasi Rasa dan Budaya
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
8 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
12 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
12 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved