Siaga kekeringan, Pemprov Jatim bangun 500 embung

Jum'at, 09 Mei 2014 - 16:42 WIB
Siaga kekeringan, Pemprov...
Siaga kekeringan, Pemprov Jatim bangun 500 embung
A A A
Sindonews.com - Pemprov Jatim membangun 500 embung untuk cadangan air bersih menghadapi musim kemarau. 500 Embung itu dibangun menyebar di seluruh Jawa Timur. Rencananya, embung itu akan selesai dibangun pada 2019.

"Saat ini baru ada 70 embung untuk ketersediaan air bersih untuk konsumsi. Tahun 2014 ini akan ditambah 38 embung yang sedang dalam proses pembangunan," kata Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Jatim Sunoko, Jumat (9/5/2014).

Ia menjelaskan, embung tersebut untuk mengatasi kesulitan masyarakat untuk kebutuhan air bersih. Pasalnya, setiap kekeringan melanda selalu ada masyarakat yang harus bersusah payah untuk mendapatkan air.

Embung yang telah jadi terdapat di Bojonegoro, Madura, Tuban, Trenggalek, Tukunga agung, Pasuruan, Ngajuk, Jombang, Madiuan, Magetan, Ponorogo. Di daerah itu merupakan daerah rawan kekeringan.

Embung yang dibangun ini memiliki daya tampung air sebanyak 5 ribu meter kubik dengan luas rata-rata 900 meter persegi dengan kedalaman 30 meter. Embung-embung ini selain menampung air semasa musim hujan juga menampung air dari daerah-daerah resapan.

"Kami hanya membuatkan tempatnya saja. Nanti untuk distribusi airnya tergantung dari pihak dinas yang lain seperto Dinas Kesehatan, BPBD Jatim dan lain-lain," katanya.

Lebih jauh Sunoko menjelaskan, musim kemarau ini tidak akan berdampak kepada petani. Dengan catatan petani mematuhi pola tata tanam yang telah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya.

"Konkretnya, jika waktunya menanam palawija ya petani harus menanam Palawija. Jangan menanam padi. Sehingga jatah pembagian air cukup. Saya kira untuk pertanian dengan irigasi teknis tidak ada masalah pada musim kemarau. Namun untuk pertanian yang mengandalkan tadah hujan di musim kemarau ini bisa saja berow (tanah tandus)," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
2 menit yang lalu
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
38 menit yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
1 jam yang lalu
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
1 jam yang lalu
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
1 jam yang lalu
Canangkan Gerakan Indonesia...
Canangkan Gerakan Indonesia Asri di Malang, Dirjen Bina Adwil Ajak Kepala Daerah Bebersih
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved