RSUD Jombang tahan mayat bayi pasien miskin

Rabu, 30 April 2014 - 18:01 WIB
RSUD Jombang tahan mayat...
RSUD Jombang tahan mayat bayi pasien miskin
A A A
Sindonews.com - Hanya karena orangtuanya belum bisa melunasi biaya persalinan, seorang bayi yang baru lahir dan meninggal dunia sejak tadi malam ditahan pihak RSUD Jombang.

Hingga Rabu (30/4/2014) sore, mayat bayi tersebut masih ditahan dan belum boleh dibawa pulang. Geram dengan ulah pihak rumah sakit, keluarga pasien mengamuk dan memaki-maki petugas rumah sakit.

Mereka memprotes sikap rumah sakit yang kaku dan tidak mengijinkan Wisnu Wardhana (28), warga Desa Mojongapit, Kecamatan Kota Jombang, membawa pulang bayinya yang sudah meninggal dunia sejak tadi malam.

Penyebabnya hanya karena orangtua sang bayi belum mampu melunasi biaya kelahiran bayinya sebesar Rp5 juta.

Wisnu Wardhana, ayah sang bayi menuturkan, istrinya Gunarti melahirkan bayi laki-laki secara prematur di RSUD Jombang, pada Selasa 29 April 2014 malam. Tengah malam, bayi yang dilahirkan dan belum diberi nama tersebut meninggal dunia.

Rabu pagi, wisnu bermaksud membawa bayinya pulang untuk dimakamkan. Namun pihak rumah sakit melarangnya dengan alasan harus melunasi biaya persalinan terlebih dahulu.

Meski sudah berusaha mencari pinjaman kesana kemari wisnu gagal mendapatkan uang dan kembali melobi pihak rumah sakit agar diperkenanakan membawa bayinya pulang.

Geram dengan sikap pihak rumah sakit, keluarga pasien yang emosi juga sempat menswiping ruang perawatan bayi untuk mencari tempat, di mana bayi mereka disembunyikan.

Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya petugas rumah sakit bersedia menyerahkan mayat bayi tersebut kepada orangtuanya. Tapi karena sudah tidak punya uang lagi, orangtuanya terpaksa membawa pulang bayi malang ini bukan dengan mobil ambulans, tetapi dengan mengendarai sepeda motor.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun pejabat rumah sakit yang dapat dikonfirmasi, karena sudah pulang.

Namun menurut Wisnu Wardhana, dia diperbolehkan membawa bayinya pulang setelah menandatangani surat pernyataan bersedia membayar seluruh biaya persalinan yang masih nunggak.
(san)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Tomat, Menjaga...
5 Manfaat Tomat, Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Tak Menentu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved