Ini lokasi yang sulit dipadamkan
Sabtu, 26 April 2014 - 11:55 WIB
Ini lokasi yang sulit dipadamkan
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, sudah seharian lebih dan melenyapkan ribuan kios. Meski demikian, titik api di lantai tiga pasar tersebut masih menyala.
Kasudin Damkar dan Penangulangan Bencana Jakarta Pusat Rahmat Kristantio mengatakan, titik apa yang sulit dipadamkan berada di lantai tiga, lantai yang banyak menjual spare part otomotif yang mudah terbakar.
"Titik api yang menyala masih sulit untuk dipadamkan karena bentuknya kompartemen masih coba kita bongkar (tertutup) soalnya besi rolling door masih panas," katanya saat ditemui di lokasi kebakaran, Sabtu (26/4/2014).
Rahmat menambahkan, pihaknya masih berupaya memadamkan api secara keseluruhan. Maka itu, dia menargetkan sore ini akan selesai. "Targetnya sore hari ini bisa tuntas dan terurai semuanya," harapannya.
Disinggung mengenai kerugian material, Rahmat mengatakan, belum dapat memastikan hal itu. Karena, pihaknya masih fokus untuk memadamkan si jago merah itu.
"Belum bisa, kami masih fokus pemadaman. Kalau sudah pemadaman sudah tuntas baru dilakukan pendataan," tutupnya.
Kasudin Damkar dan Penangulangan Bencana Jakarta Pusat Rahmat Kristantio mengatakan, titik apa yang sulit dipadamkan berada di lantai tiga, lantai yang banyak menjual spare part otomotif yang mudah terbakar.
"Titik api yang menyala masih sulit untuk dipadamkan karena bentuknya kompartemen masih coba kita bongkar (tertutup) soalnya besi rolling door masih panas," katanya saat ditemui di lokasi kebakaran, Sabtu (26/4/2014).
Rahmat menambahkan, pihaknya masih berupaya memadamkan api secara keseluruhan. Maka itu, dia menargetkan sore ini akan selesai. "Targetnya sore hari ini bisa tuntas dan terurai semuanya," harapannya.
Disinggung mengenai kerugian material, Rahmat mengatakan, belum dapat memastikan hal itu. Karena, pihaknya masih fokus untuk memadamkan si jago merah itu.
"Belum bisa, kami masih fokus pemadaman. Kalau sudah pemadaman sudah tuntas baru dilakukan pendataan," tutupnya.
(mhd)