Komnas PA desak Kemendikbud bentuk tim pencari fakta

Selasa, 22 April 2014 - 19:03 WIB
Komnas PA desak Kemendikbud...
Komnas PA desak Kemendikbud bentuk tim pencari fakta
A A A
Sindonews.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk segera membentuk tim pencari fakta terkait kasus JIS ini. Pasalnya, Komnas PA menemukan sejumlah kejanggalan dari informasi pihak JIS.

"Kami mendorong Kemendikbud untuk membentuk tim pencari fakta agar dapat membantu pihak kepolisian dalam memeriksa kemungkinan adanya penambahan korban atau pelaku di JIS sendiri" ujar Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait saat dihubungi oleh Sindonews, Selasa (22/4/2014).

Arist juga mengatakan bahwa nantinya tim pencari fakta harus beranggotakan orang-orang yang independen dan berasal dari pemerintah atau Kemendikbud.

"Dibentuk oleh pemerintah gak boleh instansi yang lain" ujarnya.

Arist mengusulkan tim pencari fakta karena ia menemukan kebohongan yang dilakukan oleh pihak JIS terkait jarak antara toilet dengan ruang kelas korban.

"Jadi tadi saya sempat ke JIS minta keterangan masuk kedalam langsung bertemu dengan Head of Education Officer yang namanya Steven, saya masuk tapi tidak diperkenankan untuk masuk melihat toiletnya cuman digambarkan bilang katanya jarak antara toilet dengan kelasnya itu 25-30 meter," paparnya.

Saat dimintai konfirmasi kepada keluarga korban yakni ibu korban JPW, Arist mendapatkan bahwa pihak JIS telah berbohong.

"Tadi saya ketemu sama ibu korban, dikonfirmasi ke ibunya katanya bohong itu jaraknya dekat sekitar lima meter," ujarnya.

Arist menilai dengan cara seperti ini, JIS dapat menghilangkan bukti.

"Kalau bohong kaya gini kan diubah jarak toilet ini juga bisa dikatakan JIS menghilangkan barang bukti," tegasnya.

Baca juga:
Pecat pegawai, JIS diduga sembunyikan barang bukti
Kasus JIS, harus sinergi antara sekolah & orangtua
(ysw)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Dugaan Kasus Kejahatan...
Dugaan Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Sebuah SMA
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
9 menit yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
55 menit yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
58 menit yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
2 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
2 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
3 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved