JIS diminta segera ditutup & bertanggung jawab
Minggu, 20 April 2014 - 12:58 WIB
JIS diminta segera ditutup & bertanggung jawab
A
A
A
Sindonews.com - Keluarga korban pelecehan seksual di TK Jakarta International School (JIS), meminta sekolah internasional itu segera ditutup. Bahkan, keluarga korban pelecehan seksual juga meminta agar JIS bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada bocah lima tahun itu.
"Saya secara tegas meminta TK JIS untuk ditutup. Selain itu, pihak manajemen JIS harus bertanggung jawab dan mengusut tuntas atas kejahatan yang sudah mencoreng dunia pendidikan di Indonesia," kata kuasa hukum korban, OC Kaligis, Minggu (20/4/2014).
Dia juga meminta, JIS harus bisa memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari. "Sudah tidak ada lagi posisi tawar-menawar," tandasnya.
OC menambahkan, sekolah bertarap internasional itu tidak memiliki niat baik untuk menyelesaikan kasus ini. Dalam surat mereka berjanji akan berkoordinasi, namun sampai saat ini mereka tertutup.
"Mereka (JIS) mengabaikan keadilan untuk korban. JIS itu dipimpin oleh orang asing semua, mereka cari uang di sini (Indonesia), pihak Kemendiknas harus tegas, saya dengar memang pihak Kementerian akan menutup sekolah itu. Yang penting adalah peristiwanya, ada kesan pihak sekolah ingin menghilangkan jejak dengan tidak adanya rekaman CCTV," pungkasnya.
Baca:
TK Jakarta International School ditutup!
JIS janji akan bantu proses penyelidikan
"Saya secara tegas meminta TK JIS untuk ditutup. Selain itu, pihak manajemen JIS harus bertanggung jawab dan mengusut tuntas atas kejahatan yang sudah mencoreng dunia pendidikan di Indonesia," kata kuasa hukum korban, OC Kaligis, Minggu (20/4/2014).
Dia juga meminta, JIS harus bisa memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari. "Sudah tidak ada lagi posisi tawar-menawar," tandasnya.
OC menambahkan, sekolah bertarap internasional itu tidak memiliki niat baik untuk menyelesaikan kasus ini. Dalam surat mereka berjanji akan berkoordinasi, namun sampai saat ini mereka tertutup.
"Mereka (JIS) mengabaikan keadilan untuk korban. JIS itu dipimpin oleh orang asing semua, mereka cari uang di sini (Indonesia), pihak Kemendiknas harus tegas, saya dengar memang pihak Kementerian akan menutup sekolah itu. Yang penting adalah peristiwanya, ada kesan pihak sekolah ingin menghilangkan jejak dengan tidak adanya rekaman CCTV," pungkasnya.
Baca:
TK Jakarta International School ditutup!
JIS janji akan bantu proses penyelidikan
(mhd)