PT KAI pelit biaya perawatan kereta

Kamis, 17 April 2014 - 20:06 WIB
PT KAI pelit biaya perawatan...
PT KAI pelit biaya perawatan kereta
A A A
Sindonews.com - Seringnya kereta api (KA) mengalami gangguan dituding karena minimnya perawatan yang dilakukan PT KAI.

Ketua Dewan Penasehat Masyarakat Pecinta Kereta Api (MASKA) Hendropriyono menyatakan, PT KAI tak punya biaya yang cukup untuk melakukan perawatan operasional.

"Hanya 1-3 persen untuk satu kereta yang harusnya minimal lima persen agar maksimal perawatannya," ujar Hendro saat dihubungi oleh Sindonews, Kamis (17/4/2014).

Hendro mengumpamakan, bila satu kereta dengan umur 20 tahun memiliki harga Rp1 miliar, maka PT KAI wajib menyiapkan biaya perawatan Rp50 juta untuk merawat kereta tersebut.

"Pada kenyataannya hanya RP10-Rp30 juta dana yang dimiliki oleh PT KAI, sehingga tak bisa merawat secara maksimal," paparnya.

Dalam hal ini, pemerintah dinilai tidak memiliki kewenangan untuk membantu PT KAI dalam operasional. Pemerintah hanya bisa memiliki kewenangan dalam hal infrastruktur.

"Dana dari pemerintah itu infrastruktur, prasarana misalnya bikin rel misalnya atau membuka jalan untuk kereta api," ujarnya.

Baca juga:
Tak ada sosialisasi penyebab penumpang 'bar-bar' di Stasiun Bekasi
(rsa)
Berita Terkait
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved