Sekolah harus bisa bertanggung jawab

Rabu, 16 April 2014 - 10:27 WIB
Sekolah harus bisa bertanggung...
Sekolah harus bisa bertanggung jawab
A A A
Sindonews.com - Sekolah sebagai tempat yang dipercaya untuk mendidik anak-anak menjadi lebih baik, seharusnya bisa menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didiknya. Jakarta International School (JIS), Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang dinilai bisa melakukan itu seharusnya bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa anak didiknya tersebut.

"Sekolah sebagai tempat yang 'dititipi' anak seharusnya bisa bertanggung jawab. Bagaimana mereka bisa mempekerjakan pegawainya hingga berbuat seperti itu," kata psikolog dari Universitas Indonesia (UI) Lydia Freyani Hawadi kepada wartawan, Rabu (16/4/2014).

Dia juga menuntut, agar pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus pelecehan seks di area sekolah tersebut. Jika ditemukan kasus serupa sebelumnya, maka patut dicurigai bahwa proteksi di sekolah tidak sesuai prosedur.

"Sekolah harus bisa merefleksi kasus ini. Merefleksi kembali aturan dan sistem perekrutan pekerjananya," kata dia.

Di sisi lain, dia mengimbau para orangtua agar selalu waspada terhadap keamanan anak. Selain itu, kata dia, orangtua harus memberi pembekalan untuk anak-anaknya agar tetap berhati-hati.

"Orangtua harus lebih meningkatkan kewaspadaan. Anak-anak harus diberikan pembekalan sehingga mereka bisa meningkatkan kewaspadaan di luar rumah," imbuhnya.

Menurut dia, keadaan di rumah berpengaruh terhadap perkembangan anak. Dia menjelaskan, ketika anak mendapatkan perlakukan tidak senonoh, seharusnya dia bisa berteriak atau melawan.

"Jadi atmosfer di rumah juga bisa membantu anak terhindar dari kasus seperti ini," katanya.

Reni mengingatkan, interaksi anak dan orangtua sangat penting. Sehingga apapun yang dirasakan oleh anak bisa diungkapkan pada orangtuanya. Antara anak dan orangtua perlu terbangun komunikasi yang baik. Hal sekecil apapun yang dirasakan anak patutnya diceritakan pada orangtuanya.

"Kalau anak dibekali dengan nilai-nilai dalam keluarga, maka anak bisa mengungkapkan apa yang dirasakan," tutupnya.

Baca:
Psikolog: Pelecehan seks di sekolah sangat memprihatinkan
(mhd)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Dugaan Kasus Kejahatan...
Dugaan Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Sebuah SMA
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
2 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
2 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
3 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
9 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
9 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
11 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved