Libur pemilu, ribuan orang padati Taman Monas
Rabu, 09 April 2014 - 20:44 WIB
Libur pemilu, ribuan orang padati Taman Monas
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan orang memadati Taman Monumen Nasional (Monas) pada liburan nasional Pemilu Anggota Legislatif (Pileg) 2014 tadi pagi. Data itu didapat dari petugas parkir yang berhasil menjual 2.500 karcis parkir motor.
Kendati demikian, Kepala UPT Taman Monas Firdaus Rasyid mengatakan, dirinya tidak bisa memastikan jumlah pengunjung yang datang ke Monas. Dikarenakan, pengunjung banyak yang datang menggunakan angkutan umum, dan mobil pribadi.
"Peningkatan pengunjung memang terlihat dari laporan petugas di lapangan," kata Firdaus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/4/2014).
Dia merasa senang dengan banyaknya pengunjung ke Monas. Tetapi di lain sisi, hal itu bisa berdampak kepada tanaman yang ada di taman tersebut. Karena, akan ada pengunjung yang jahil dan merusak tanaman.
"Memang konsekuensinya seperti itu, ketika libur taman banyak yang rusak, baik rusak ringan sedang maupun rusak berat," ujarnya.
Biasanya tanaman yang rusak dikarenakan, rumput yang terinjak, tanaman yang dipetik pengunjung, hingga pohon yang dicoret-coret menggunakan besi.
Maka itu, dia berharap, agar masyarakat tetap menjaga kelestarian berbagai macam tumbuhan yang ada di Taman Monas. "Saya berharap pengunjung Monas bisa merasa memiliki, sehingga ada kesadaran untuk menjaga kebersihannya," imbuhnya.
Sekadar diketahui, libur nasional yang ditetapkan pemerintah untuk melakukan pencoblosan pada Pileg 2014, tugu Monas memang segaja ditutup oleh pihak pengelola. Karena, karyawannya diliburkan, dan kebanyakan karyawannya itu berdomisili di luar Jakarta.
Baca:
Usai nyoblos, warga padati Taman Margasatwa Ragunan
Kendati demikian, Kepala UPT Taman Monas Firdaus Rasyid mengatakan, dirinya tidak bisa memastikan jumlah pengunjung yang datang ke Monas. Dikarenakan, pengunjung banyak yang datang menggunakan angkutan umum, dan mobil pribadi.
"Peningkatan pengunjung memang terlihat dari laporan petugas di lapangan," kata Firdaus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/4/2014).
Dia merasa senang dengan banyaknya pengunjung ke Monas. Tetapi di lain sisi, hal itu bisa berdampak kepada tanaman yang ada di taman tersebut. Karena, akan ada pengunjung yang jahil dan merusak tanaman.
"Memang konsekuensinya seperti itu, ketika libur taman banyak yang rusak, baik rusak ringan sedang maupun rusak berat," ujarnya.
Biasanya tanaman yang rusak dikarenakan, rumput yang terinjak, tanaman yang dipetik pengunjung, hingga pohon yang dicoret-coret menggunakan besi.
Maka itu, dia berharap, agar masyarakat tetap menjaga kelestarian berbagai macam tumbuhan yang ada di Taman Monas. "Saya berharap pengunjung Monas bisa merasa memiliki, sehingga ada kesadaran untuk menjaga kebersihannya," imbuhnya.
Sekadar diketahui, libur nasional yang ditetapkan pemerintah untuk melakukan pencoblosan pada Pileg 2014, tugu Monas memang segaja ditutup oleh pihak pengelola. Karena, karyawannya diliburkan, dan kebanyakan karyawannya itu berdomisili di luar Jakarta.
Baca:
Usai nyoblos, warga padati Taman Margasatwa Ragunan
(mhd)