Pria paruh baya tewas di tangan sopir tembak
Rabu, 09 April 2014 - 15:47 WIB
Pria paruh baya tewas di tangan sopir tembak
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria berinisial CS (45) tewas dikeroyok dan ditusuk oleh tiga orang tidak dikenal, di Jalan Raya Tanjung Barat RT 12, RW 08, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi Sekira pukul 05.00 WIB, Rabu (9/4/2014). Diduga, pria tersebut ditusuk oleh sopir tembak Metro Mini S 75 di lokasi.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Adri Desas Furiyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi insiden tersebut bermula ketika korban mendatangi rumah tersangka. Saat itu, ada tiga orang diduga tersangka yang sedang duduk-duduk di depan kontrakan.
"Tiba-tiba korban mencaci maki ketiga orang yang diduga pelaku, lalu korban juga memanggil teman-temannya," katanya.
Kemudian, ketiga orang tersebut masuk ke dalam kontrakannya, dan teman-teman korban menggedor-gedor pintu kontrakan namun tidak dihiraukan.
"Setelah teman korban pergi, korban masih marah-marah sambil teriak-teriak lalu ketiga orang tersebut keluar rumah kemudian menganiaya, dan menusuk korban di punggung serta pinggang," jelasnya.
Korban pun langsung tewas di lokasi kejadian dengan luka tujuh tusukan di tubuhnya.
"Korban meninggal dunia di lokasi. Korban juga sudah pernah ditahan di Polsek Pasar Minggu dengan kasus penganiayaan," tegasnya.
Pelaku diduga tiga orang yaitu MY berprofesi sebagai sopir tembak Metromini 75, dan dua orang laki-laki yang belum diketahui.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan, untuk saat ini motifnya belum diketahui," tukasnya.
Peristiwa tersebut terjadi Sekira pukul 05.00 WIB, Rabu (9/4/2014). Diduga, pria tersebut ditusuk oleh sopir tembak Metro Mini S 75 di lokasi.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Adri Desas Furiyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi insiden tersebut bermula ketika korban mendatangi rumah tersangka. Saat itu, ada tiga orang diduga tersangka yang sedang duduk-duduk di depan kontrakan.
"Tiba-tiba korban mencaci maki ketiga orang yang diduga pelaku, lalu korban juga memanggil teman-temannya," katanya.
Kemudian, ketiga orang tersebut masuk ke dalam kontrakannya, dan teman-teman korban menggedor-gedor pintu kontrakan namun tidak dihiraukan.
"Setelah teman korban pergi, korban masih marah-marah sambil teriak-teriak lalu ketiga orang tersebut keluar rumah kemudian menganiaya, dan menusuk korban di punggung serta pinggang," jelasnya.
Korban pun langsung tewas di lokasi kejadian dengan luka tujuh tusukan di tubuhnya.
"Korban meninggal dunia di lokasi. Korban juga sudah pernah ditahan di Polsek Pasar Minggu dengan kasus penganiayaan," tegasnya.
Pelaku diduga tiga orang yaitu MY berprofesi sebagai sopir tembak Metromini 75, dan dua orang laki-laki yang belum diketahui.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan, untuk saat ini motifnya belum diketahui," tukasnya.
(ysw)