Ganti ban di tol, satu orang tewas
Sabtu, 05 April 2014 - 10:39 WIB
Ganti ban di tol, satu orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan di KM 2 Tol Bintaro, Jakarta Selatan, antara minibus Daihatsu Granmax manabrak truk yang sedang ganti ban. Dalam kecelakaan itu, satu orang tewas di tempat Kejadian Perkara (TKP) sedangkan satu lagi kritis.
Kepala Unit Kecalakaan Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan AKP Bambang Teguh mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Satu orang yang kritis masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati. Diduga kecelakaan terjadi karena minimnya penerangan di ruas tol menyebabkan truk yang sedang mengganti ban tidak terlihat.
"Hal ini yang menyebabkan sopir minibus Daihatsu Granmax bernomor polisi B 9308 BAH tersebut tidak melihat ada truk yang mengganti ban sehingga terjadi kecelakaan," terangnya di Jakarta, Sabtu (5/4/2014).
Dia menambahkan, kedua korban merupakan penumpang minibus tersebut. Menurut Bambang, untuk sementara kecelakaan disebabkan adanya penggantian ban di badan jalan tol dan minimnya penerangan.
Namun, Bambang mengaku, saat ini pihaknya masih mendalami fakta lapangan penyebab terjadinya kecelakaan. Ia berujar, pihaknya masih menunggu pulihnya korban luka agar dapat dimintai keterangan.
"Kami masih pendalaman. Duggaan sementaran kecelakaan disebabkan minimnya penerangan," tukasnya.
Kepala Unit Kecalakaan Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan AKP Bambang Teguh mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Satu orang yang kritis masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati. Diduga kecelakaan terjadi karena minimnya penerangan di ruas tol menyebabkan truk yang sedang mengganti ban tidak terlihat.
"Hal ini yang menyebabkan sopir minibus Daihatsu Granmax bernomor polisi B 9308 BAH tersebut tidak melihat ada truk yang mengganti ban sehingga terjadi kecelakaan," terangnya di Jakarta, Sabtu (5/4/2014).
Dia menambahkan, kedua korban merupakan penumpang minibus tersebut. Menurut Bambang, untuk sementara kecelakaan disebabkan adanya penggantian ban di badan jalan tol dan minimnya penerangan.
Namun, Bambang mengaku, saat ini pihaknya masih mendalami fakta lapangan penyebab terjadinya kecelakaan. Ia berujar, pihaknya masih menunggu pulihnya korban luka agar dapat dimintai keterangan.
"Kami masih pendalaman. Duggaan sementaran kecelakaan disebabkan minimnya penerangan," tukasnya.
(mhd)