Pengamat: Ahok cocok jadi pemimpin otoriter
Minggu, 30 Maret 2014 - 13:12 WIB
Pengamat: Ahok cocok jadi pemimpin otoriter
A
A
A
Sindonews.com - Sikap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang semena-mena terhadap bawahannya dinilaiu sebagai pemimpin yang otoriter. Pasalnya, sikap ngotot Ahok yang kerap marah jika kemauannya tidak dituruti sebagai sikap yang salah.
"Kepemimpinan Ahok hanya cocok bila dipraktikkan di pemerintahan yang otoriter," kata pengamat pemerintah dan politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat Zaki Mubarak melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Dia menilai, sikap Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Wiryatmoko sudah betul, karena mencari dasar hukumnya sebelum mengambil tindakan yang salah. Tetapi, hal itu dinilai sebaliknya oleh Ahok.
"Perintahnya maunya dianggab sabda yang di atas hukum. Jadi sekda tidak menghambat, tapi dia sudah benar," pungkasnya.
Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang berdasarkan hukum. Maka itu, kata dia, hukum di atas segala-galanya.
"Taat Hukum adalah prinsip atau panglima dalam birokrasi modern," tutupnya.
Baca:
Ahok muak terus dikadali bawahannya
"Kepemimpinan Ahok hanya cocok bila dipraktikkan di pemerintahan yang otoriter," kata pengamat pemerintah dan politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat Zaki Mubarak melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Dia menilai, sikap Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Wiryatmoko sudah betul, karena mencari dasar hukumnya sebelum mengambil tindakan yang salah. Tetapi, hal itu dinilai sebaliknya oleh Ahok.
"Perintahnya maunya dianggab sabda yang di atas hukum. Jadi sekda tidak menghambat, tapi dia sudah benar," pungkasnya.
Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang berdasarkan hukum. Maka itu, kata dia, hukum di atas segala-galanya.
"Taat Hukum adalah prinsip atau panglima dalam birokrasi modern," tutupnya.
Baca:
Ahok muak terus dikadali bawahannya
(mhd)