Bang Yos ingin Jokowi bereskan transportasi Jakarta
Sabtu, 29 Maret 2014 - 17:31 WIB
Bang Yos ingin Jokowi bereskan transportasi Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengharapkan Joko Widodo (Jokowi) untuk membenahi sistem transportasi massal di Jakarta. Termasuk mewujudkan sejumlah proyek seperti monorail dan menyempurnakan busway.
Menurut Sutiyoso, tanggung jawab moral seorang gubernur DKI Jakarta adalah menyelesaikan program kerja yang sudah direncanakan. "Secara moral pimpinan bertanggung jawab. Jangan berhenti pada proyek busway karena proyek ini primadona transpoirtasi masyarakat Jakarta," kata Sutiyoso di Kantor DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Jakarta, Sabtu (29/3/2014).
Pria yang biasa disapa Bang Yos itu mengaku banyak program Jokowi yang belum direalisasikan, seperti monorail dan mas rapid transportation (MRT). "Monorail kok enggak ada kelanjutannya, " katanya.
Menurut dia, kepemimpinan Jokowi di Jakarta dianggap maju dan mempraktikan gagasan yang dulu pernah dibuatnya. Tetapi, pada perkembangannya justru terkesan 'mandek' ditengah jalan.
Dia menyarankan, siapapun warga negara berhak untuk dicalonkan dan mencalonkan sebagai presiden dan wakil presiden, namun dia juga berharap Jokowi mampu membutikan program pembangun untuk warga Jakarta. "Di bawah tanah MRT, busway 15 koridor, atas monorail, green line dalam kota, blue line Tangerang Jakarta memang stuck kemarin," tambah Sutiyoso.
Menurut Sutiyoso, tanggung jawab moral seorang gubernur DKI Jakarta adalah menyelesaikan program kerja yang sudah direncanakan. "Secara moral pimpinan bertanggung jawab. Jangan berhenti pada proyek busway karena proyek ini primadona transpoirtasi masyarakat Jakarta," kata Sutiyoso di Kantor DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Jakarta, Sabtu (29/3/2014).
Pria yang biasa disapa Bang Yos itu mengaku banyak program Jokowi yang belum direalisasikan, seperti monorail dan mas rapid transportation (MRT). "Monorail kok enggak ada kelanjutannya, " katanya.
Menurut dia, kepemimpinan Jokowi di Jakarta dianggap maju dan mempraktikan gagasan yang dulu pernah dibuatnya. Tetapi, pada perkembangannya justru terkesan 'mandek' ditengah jalan.
Dia menyarankan, siapapun warga negara berhak untuk dicalonkan dan mencalonkan sebagai presiden dan wakil presiden, namun dia juga berharap Jokowi mampu membutikan program pembangun untuk warga Jakarta. "Di bawah tanah MRT, busway 15 koridor, atas monorail, green line dalam kota, blue line Tangerang Jakarta memang stuck kemarin," tambah Sutiyoso.
(dam)