Kecelakan beruntun di Tol Priok, lalin padat
Kamis, 27 Maret 2014 - 08:15 WIB
Kecelakan beruntun di Tol Priok, lalin padat
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima mobil terjadi di Tol Priok arah Ancol, Jakarta Utara. Akibat kecelakaan tersebut sejumlah orang mengalami luka-luka.
"Iya betul, ada korban yang saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Kemayoran (Jakarta Pusat), ada juga yang mengalami luka ringan. Tapi kita belum tahu berapa jumlah korban untuk saat ini," kata petugas piket TMC Polda Metro Jaya Brigadir Tata saat dihubungi Sindonews, Kamis (27/3/2014).
Maka itu dia menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara detail korban yang mengalami luka ringan, dan luka berat. Karena, hingga saat ini kecelakaan tersebut masih ditangani para petugas gabungan.
"Ada dari petugas PJR (Patroli Jalan Raya), Jasa Marga," tambahnya.
Akibat penanganan kecelakaan tersebut, dia menerangkan, arus lalu lintas (lalin) di KM 15.800 Tol priok arah Ancol mengalami kepadatan. Kendati demikian, kata dia, hal tersebut bisa ditangani dengan cepat.
"Lalin cukup padat akibat penanganan kecelakaan itu. Tetapi sekarang sudah bisa ditangani dengan baik," tutupnya.
"Iya betul, ada korban yang saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Kemayoran (Jakarta Pusat), ada juga yang mengalami luka ringan. Tapi kita belum tahu berapa jumlah korban untuk saat ini," kata petugas piket TMC Polda Metro Jaya Brigadir Tata saat dihubungi Sindonews, Kamis (27/3/2014).
Maka itu dia menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara detail korban yang mengalami luka ringan, dan luka berat. Karena, hingga saat ini kecelakaan tersebut masih ditangani para petugas gabungan.
"Ada dari petugas PJR (Patroli Jalan Raya), Jasa Marga," tambahnya.
Akibat penanganan kecelakaan tersebut, dia menerangkan, arus lalu lintas (lalin) di KM 15.800 Tol priok arah Ancol mengalami kepadatan. Kendati demikian, kata dia, hal tersebut bisa ditangani dengan cepat.
"Lalin cukup padat akibat penanganan kecelakaan itu. Tetapi sekarang sudah bisa ditangani dengan baik," tutupnya.
(mhd)