272 halte di Jakarta rusak

Kamis, 27 Maret 2014 - 06:13 WIB
272 halte di Jakarta...
272 halte di Jakarta rusak
A A A
Sindonews.com - Sedikitnya 272 halte bus di Jakarta rusak. Kerusakan halter bervariasi, mulai dari atap yang rusak, bangku yang rusak dan halte yang digunakan untuk berjualan.

Kepala Bidang (Kabid) Managemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Bernhard Hutajulu menyayangkan banyak halte yang rusak. Kerusakan halte yang terjadi saat ini bukan karena tidak adanya perawatan yang dilakukan oleh Dinas dan Sudin Perhubungan.

Namun disebabkan aktivitas peralihan fungsi, seperti menjadi tempat berdagang. Selain itu karena dikotori dengan aksi corat-coret tangan jahil. Di Jakarta sendiri ada terdapat 237 halte yang mengalami kerusakan dari 1.300 halte yang tersebar di lima wilayah.

Halte yang mengalami kerusakan terbanyak berada di Jakarta Selatan. Dari 463 halte, 102 di antaranya rusak. Sementara di Jakarta Pusat, dari 218 halte terdapat 31 halte yang mengalami kerusakan. Untuk Jakarta Timur dari 263, 62 di antaranya rusak, di Jakarta Barat terdapat 42 halte yang rusak dari 203 halte.

Tahun ini, Bernhard mengatakan, pihaknya mendapat anggaran perbaikan halte sebesar Rp750 juta, dengan pembagian sebesar Rp375 Juta untuk wilayah Jakarta Timur dan Selatan. Sisanya sebesar Rp375 juta, untuk wilayah Jakarta Barat, Pusat dan Utara.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadis) Provinsi DKI Jakarta M Akbar membenarkan bahwa halte di 5 wilayah ada yang mengalami kerusakan. Dari jumlah halte yang mengalami kerusakan, pihak Dinas Perhubungan telah memperbaiki sebagian halte. "Seperti dilakukan pengecatan, ataupun pemasangan atap yang mengalami kebocoran," ucap Akbar.

Akbar mengungkapkan, di wilayah Jakarta Pusat ada beberapa halte yang beralih fungsi. Seperti Jalan Kramat Raya, halte berubah fungsi menjadi tempat dagang nasi uduk pada malam hari. Di wilayah Senen dijadikan tempat dagang jual handphone. Begitupula halte di Gambir dijadikan tempat jual ban dan pelek mobil.

"Untuk peralihan fungsi tentu menjadi tugas Satpol PP untuk melakukan penertiban halte yang disalahfungsikan," ucapnya.
(hyk)
Berita Terkait
Pastikan Distribusi...
Pastikan Distribusi BBM dan LPG Lancar, Direktur Pertamina Tinjau Langsung Satgas RAFI 2021
Serobot Lahan Warga...
Serobot Lahan Warga Sejak Tahun 2019, Ini Alasan Ketua RT Ngamuk ke Pemilik Ruko di Pluit
Halte BNN Cawang Transjakarta...
Halte BNN Cawang Transjakarta Mangkrak, Pelat Besi Hilang dan Rangka Berkarat
Minimnya Fasilitas Sosial...
Minimnya Fasilitas Sosial di Kanal Banjir Barat
Warga Srikaton Dapat...
Warga Srikaton Dapat Bantuan Fasilitas Penerangan dari Srikandi Ganjar
Kerugian Rp51 Miliar,...
Kerugian Rp51 Miliar, Pemprov DKI Bersihkan Fasilitas Publik Pascademo
Berita Terkini
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
42 menit yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
47 menit yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
48 menit yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
54 menit yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved