Komplotan penodong Kota Tua manfaatkan cabe-cabean

Rabu, 26 Maret 2014 - 19:15 WIB
Komplotan penodong Kota...
Komplotan penodong Kota Tua manfaatkan cabe-cabean
A A A
Sindonews.com - Kelompok pemerasan yang biasa beroperasi di Kawasan Kota Tua, Jakarta Utara, dibekuk. Dalam beroperasi, mereka memanfaatkan cabe-cabean untuk dijadikan umpan.

Peristiwa itu terungkap Rabu (26/3/2014) sore sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu, ketiga pelaku kelompok pemerasan sedang menodong pria yang sedang mengobrol dengan wanita. Rupanya, wanita tersebut merupakan salah satu kelompok mereka.

"Ketiga pelaku bernama EF, SH, dan RW. Sedangkan wanitanya berinisial VN yang masih berusia 14 tahun," kata Kanit Reskrim Polsek Taman Sari, kompol Ferio Ginting, di Mapolsek Taman Sari.

Ferio menjelaskan, VN yang merupakan kekasih EF ini terlebih dahulu mencari target pria-pria penggoda. Kemudian setelah mendapatkanya, VN mengajak pria tersebut ke sebuah tempat yang sepi.

Saat berada ditempat sepi tersebut yang masih dalam kawasan Kota Tua, lanjut Ferio ketiga pelaku mendekati dan meminta sejumlah barang berharganya.

"Mereka mengaku sudah tujuh kali beraksi seperti itu," ungkapnya.

Saat ini keempat pelaku dikenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukuman penjara diatas lima tahun.

"Barang bukti empat buah HP, uang Rp135 ribu, sebuah tas ransel warna loreng, satu bilah badik, satu buah arit, dan sebuah plat besi yang ujungnya menyerupai ujung pisau," ujarnya.

Sementara itu, EF mengakui jika VN adalah kekasihnya yang sudah dipacari sejak dua tahun lalu. Namun, EF membantah jika dia memaksa VN untuk melakukan hal tersebut.

"Itu kehendaknya VN, kami adalah kelompok pengamen kawasan kota tua," ujarnya.

Sebagai pengamen, lanjut EF dirinya bersama sejumlah kelompoknya merasa kekurangan pendapatan untuk makan sehari-hari. Terlebih gaya hidup di kota memerlukan biaya lebih.

"Bapak sama ibu ada di Bandung. Kami semua tidak punya saudara disini," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
7 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
8 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
8 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
9 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved