Tabrak pejalan kaki, Metro Mini dihancurkan warga
Rabu, 26 Maret 2014 - 17:57 WIB
Tabrak pejalan kaki, Metro Mini dihancurkan warga
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah bus Metro Mini T47 jurusan Pondok Kopi-Senen rusak diamuk massa di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (26/3/2013) siang. Massa merasa kesal karena bus bernomor polisi B 7435 NP itu berjalan ugal-ugalan dan menabrak pejalan kaki hingga tewas.
Kanit Laka Lantas Satuan Wilayah Jakarta Timur AKP Agung Budi Leksono mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat bus yang dikemudikan Namarlinton Siregar (42) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tugas menuju Pramuka.
Saat melintas di seberang RM Bebek Kaleyo Rawamangun, bus sarat penumpang ini masuk di jalur bus Transjakarta koridor IV.
"Saat bersamaan, korban menyeberang dari arah utara ke selatan. Seketika, sopir tersebut terkejut dan mengerem mendadak. Namun korban sudah tertabrak dan langsung terpental sejauh 10 meter," ujar Agung saat dihubungi wartawan.
Mengetahui hal tersebut, warga dan penumpang yang emosi langsung memukulinya. Sopir ugal-ugalan itu dikeroyok massa hingga babak belur. Tak hanya itu, massa juga melampiaskan amarahnya dengan merusak Metro Mini itu hingga ringsek.
Emosi massa mereda setelah petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. Sopir dan Metro Mini langsung diamankan di kantor Satwil Lantas Jakarta Timur.
Sedangkan korban berjenis kelamin perempuan yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka parah pada bagian kepala.
Namun saat dibawa ke RS Persahabatan, korban meninggal dunia. Jenazah korban akhirnya dibawa ke RSCM untuk diautopsi. Kasus kecelakaan ini ditangani Unit Laka Lantas Jakarta Timur.
Kanit Laka Lantas Satuan Wilayah Jakarta Timur AKP Agung Budi Leksono mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat bus yang dikemudikan Namarlinton Siregar (42) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tugas menuju Pramuka.
Saat melintas di seberang RM Bebek Kaleyo Rawamangun, bus sarat penumpang ini masuk di jalur bus Transjakarta koridor IV.
"Saat bersamaan, korban menyeberang dari arah utara ke selatan. Seketika, sopir tersebut terkejut dan mengerem mendadak. Namun korban sudah tertabrak dan langsung terpental sejauh 10 meter," ujar Agung saat dihubungi wartawan.
Mengetahui hal tersebut, warga dan penumpang yang emosi langsung memukulinya. Sopir ugal-ugalan itu dikeroyok massa hingga babak belur. Tak hanya itu, massa juga melampiaskan amarahnya dengan merusak Metro Mini itu hingga ringsek.
Emosi massa mereda setelah petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. Sopir dan Metro Mini langsung diamankan di kantor Satwil Lantas Jakarta Timur.
Sedangkan korban berjenis kelamin perempuan yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka parah pada bagian kepala.
Namun saat dibawa ke RS Persahabatan, korban meninggal dunia. Jenazah korban akhirnya dibawa ke RSCM untuk diautopsi. Kasus kecelakaan ini ditangani Unit Laka Lantas Jakarta Timur.
(ysw)