Mayat wanita berselimut sarung gegerkan Pakuhaji
Selasa, 25 Maret 2014 - 19:12 WIB
Mayat wanita berselimut sarung gegerkan Pakuhaji
A
A
A
Sindonews.com - Warga Desa Kiara Payung, RT 01/02 Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digegerkan denga temuan mayat di semak belukar desa mereka. Mayat yang dibungkus sarung tersebut diduga mayat wanita yang tewas beberapa hari lalu.
Informasi yang dihimpun, penemuan mayat berumla dari terganggunya warga dengan bau busuk di desa mereka. Beberapa warga akhirnya mencari sumber bau tersebut.
"Baunya menyengat hidung seperti bau bangkai," ujar Furqon (46) warga setempat di lokasi, Selasa (25/3/2014).
Warga melihat ada sarung yang menutupi sesuatu yang ditengarai sebagai sumber bau.
"Ternyata sesosok mayat perempuan paruhbaya sekitar 35 tahun," katanya.
Kapolsek Pakuhaji AKP Edy Kusmanto mengatakan, pihaknya sudah membawa sosok mayat tersebut ke RSU Tangerang untuk dilakukan autopsi.
"Kami akan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap identitas siapa mayat yang dibungkus kain sarung warna biru itu," ungkapnya.
Edy menjelaskan, mayat yang ditemukan warga tersebut menggunakan kaus berwarna warna hitam dan merah. "Perempuan mayatnya dan menggunakan celana pendek," terangnya.
Pihaknya, kata Edy, belum bisa menyimpulkan apakah mayat itu korban pembunuhan atau bukan.
"Masih olah TKP dan mayat masih dilakukan autopsi," tukasnya.
Informasi yang dihimpun, penemuan mayat berumla dari terganggunya warga dengan bau busuk di desa mereka. Beberapa warga akhirnya mencari sumber bau tersebut.
"Baunya menyengat hidung seperti bau bangkai," ujar Furqon (46) warga setempat di lokasi, Selasa (25/3/2014).
Warga melihat ada sarung yang menutupi sesuatu yang ditengarai sebagai sumber bau.
"Ternyata sesosok mayat perempuan paruhbaya sekitar 35 tahun," katanya.
Kapolsek Pakuhaji AKP Edy Kusmanto mengatakan, pihaknya sudah membawa sosok mayat tersebut ke RSU Tangerang untuk dilakukan autopsi.
"Kami akan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap identitas siapa mayat yang dibungkus kain sarung warna biru itu," ungkapnya.
Edy menjelaskan, mayat yang ditemukan warga tersebut menggunakan kaus berwarna warna hitam dan merah. "Perempuan mayatnya dan menggunakan celana pendek," terangnya.
Pihaknya, kata Edy, belum bisa menyimpulkan apakah mayat itu korban pembunuhan atau bukan.
"Masih olah TKP dan mayat masih dilakukan autopsi," tukasnya.
(ysw)