Kebakaran di Bekasi tewaskan 2 balita
Rabu, 19 Maret 2014 - 18:44 WIB
Kebakaran di Bekasi tewaskan 2 balita
A
A
A
Sindonews.com - Dua balita tewas akibat kebakaran di sebuah toko furniture Bintang Makmur di Jalan Nausan, Kampung Gabung Pabrik, RT 4/1, Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Dua balita yang tewas adalah Sheren Evelyn Angela (5) dan Tiffany Caroline Jeanete (3). Sedangkan ibunya, Monalisa (34), mengalami kritis dan harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Menurut keterangan Pangi (45) warga sekitar, ketika pemilik ruko Tjong Kiet Khiong sedang membuka pintu toko, asap hitam langsung keluar.
"Melihat itu Tjong Kiet Khiong langsung meminta tolong warga," ujar Pangi (45), kepada wartawan di Bekasi, Selasa (19/3/2014).
Menurutnya, warga langsung membantu dan berusaha menolong keluarga pemilik ruko. Warga sempat mendobrak kamar dimana kedua anak dan istri pemilik ruko berada.
Namun warga tidak bisa menyelamatkan kedua balita karena sudah dalam kondisi terbakar. Sedangkan istri pemilik ruko dalam kondisi kritis ketika diselamatkan warga.
Hingga kini belum diketahui pasyti penyebab kebakaran yang membuat dua balita tersebut tewas.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Namun, dugaan sementara dari arus pendek listrik.
"Untuk mengetahui lebih jelas penyebabnya, kami menerjunkan tim forensik," katanya.
Menurut dia, pihaknya tidak berani berspekulasi dengan peristiwa kebakaran tersebut. Namun, pihaknya menunggu hasil dari Puslabfor. Akibat kejadian itu, kata dia, menelan tiga korban jiwa.
"Dua tewas, satu mengalami kritis dan masih dalam perawatan tim dokter," tandasnya.
Dua balita yang tewas adalah Sheren Evelyn Angela (5) dan Tiffany Caroline Jeanete (3). Sedangkan ibunya, Monalisa (34), mengalami kritis dan harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Menurut keterangan Pangi (45) warga sekitar, ketika pemilik ruko Tjong Kiet Khiong sedang membuka pintu toko, asap hitam langsung keluar.
"Melihat itu Tjong Kiet Khiong langsung meminta tolong warga," ujar Pangi (45), kepada wartawan di Bekasi, Selasa (19/3/2014).
Menurutnya, warga langsung membantu dan berusaha menolong keluarga pemilik ruko. Warga sempat mendobrak kamar dimana kedua anak dan istri pemilik ruko berada.
Namun warga tidak bisa menyelamatkan kedua balita karena sudah dalam kondisi terbakar. Sedangkan istri pemilik ruko dalam kondisi kritis ketika diselamatkan warga.
Hingga kini belum diketahui pasyti penyebab kebakaran yang membuat dua balita tersebut tewas.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Namun, dugaan sementara dari arus pendek listrik.
"Untuk mengetahui lebih jelas penyebabnya, kami menerjunkan tim forensik," katanya.
Menurut dia, pihaknya tidak berani berspekulasi dengan peristiwa kebakaran tersebut. Namun, pihaknya menunggu hasil dari Puslabfor. Akibat kejadian itu, kata dia, menelan tiga korban jiwa.
"Dua tewas, satu mengalami kritis dan masih dalam perawatan tim dokter," tandasnya.
(mhd)