Pergoki istri selingkuh, Murtado tewas di panti pijat
Rabu, 19 Maret 2014 - 18:04 WIB
Pergoki istri selingkuh, Murtado tewas di panti pijat
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah panti pijat 'Bunga Dahlia', Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (19/3/2014) dinihari.
Murtado Mugani Putra (40) ditemukan tewas diduga dibunuh oleh selingkuhan istrinya bernama Rosdiana (38).
"Korban memergoki istrinya dengan pria lain di kamar," ujar Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Yan Tambunan di Mapolsek Cikarang Timur.
Saat itu, kata dia, korban yang tak lain suami pemilik panti pijat itu memergoki istrinya di dalam kamar sedang memijat pelaku.
"Korban naik pitam memaki dan terjadilah keributan," katanya.
Istri korban lari melapor ke polisi karena keributan tersebut cukup keras. Namun saat kembali didapati suaminya sudah tewas bersimbah darah.
"Pelaku saat itu sudah melarikan diri dengan membawa motor korban," jelasnya.
Bahkan, kata dia, dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah barang bukti seperti, gagang golok plastik. Hanya saja untuk senjata tajam tidak ditemukan petugas dilokasi terjadinya aksi pembunuhan.
Wakasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi menambahkan, hingga saat ini anggota tim reskrim masih memburu pelakunya.
"Identitas pelaku sudah kami ketahui, kita masih cari keberadaanya," katanya.
Murtado Mugani Putra (40) ditemukan tewas diduga dibunuh oleh selingkuhan istrinya bernama Rosdiana (38).
"Korban memergoki istrinya dengan pria lain di kamar," ujar Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Yan Tambunan di Mapolsek Cikarang Timur.
Saat itu, kata dia, korban yang tak lain suami pemilik panti pijat itu memergoki istrinya di dalam kamar sedang memijat pelaku.
"Korban naik pitam memaki dan terjadilah keributan," katanya.
Istri korban lari melapor ke polisi karena keributan tersebut cukup keras. Namun saat kembali didapati suaminya sudah tewas bersimbah darah.
"Pelaku saat itu sudah melarikan diri dengan membawa motor korban," jelasnya.
Bahkan, kata dia, dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah barang bukti seperti, gagang golok plastik. Hanya saja untuk senjata tajam tidak ditemukan petugas dilokasi terjadinya aksi pembunuhan.
Wakasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi menambahkan, hingga saat ini anggota tim reskrim masih memburu pelakunya.
"Identitas pelaku sudah kami ketahui, kita masih cari keberadaanya," katanya.
(ysw)