Tuntaskan banjir di Kalideres, warga minta waduk
Selasa, 18 Maret 2014 - 22:36 WIB
Tuntaskan banjir di Kalideres, warga minta waduk
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengatasi banjir di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pemerintah setempat meminta agar Pemprov DKI membangun waduk. Pasalnya, hanya ini satu-satunya cara mengatasi banjir yang kerap merendam 3 kelurahan.
Camat Kalideres, Ahmad Ya'la mengatakan lokasi yan kerap tergenang berada di kelurahan Tegal Alur, Kamal, dan Pegadungan.
Berbagai upaya telah dilakukan, mulai perbaikan drainase hingga normalisasi kali, namun kenyataannya banjir masih terus ada.
"Kami sudah mengajukannya dalam Musrembang 2014 kepada Wali Kota Jakarta Barat. Saya mohon agar dimasukan dalam anggaran," kata Ahmad Ya'la saat rapat Musrenbang di Kantor Wali Kota Jakbar, Selasa (18/3/2014).
Ya'la menjelaskan, Lahan kosong seluas 120 hektare yang berada di kelurahan Pegadungan itu milik Pemprov DKI dari pengembang yang belum menyerahkan fasislitas sosial dan fasilitas umum.
Artinya, jika nanti akan dibangun waduk, tentunya akan lebih mudah lantaran hanya membebaskan lahan milik warga yang jumlahnya tidak sampai puluhan.
Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi mengatakan pihaknya masih harus membahas lebih jauh mengenai permintaan pembuatan waduk tersebut.
"Saya masih fokus dengan empat pesan Gubernur. Namun saya tetap menampung semua perencanaan yang masuk dalam Musrenbang," ungkapnya.
Camat Kalideres, Ahmad Ya'la mengatakan lokasi yan kerap tergenang berada di kelurahan Tegal Alur, Kamal, dan Pegadungan.
Berbagai upaya telah dilakukan, mulai perbaikan drainase hingga normalisasi kali, namun kenyataannya banjir masih terus ada.
"Kami sudah mengajukannya dalam Musrembang 2014 kepada Wali Kota Jakarta Barat. Saya mohon agar dimasukan dalam anggaran," kata Ahmad Ya'la saat rapat Musrenbang di Kantor Wali Kota Jakbar, Selasa (18/3/2014).
Ya'la menjelaskan, Lahan kosong seluas 120 hektare yang berada di kelurahan Pegadungan itu milik Pemprov DKI dari pengembang yang belum menyerahkan fasislitas sosial dan fasilitas umum.
Artinya, jika nanti akan dibangun waduk, tentunya akan lebih mudah lantaran hanya membebaskan lahan milik warga yang jumlahnya tidak sampai puluhan.
Walikota Jakarta Barat, Anas Efendi mengatakan pihaknya masih harus membahas lebih jauh mengenai permintaan pembuatan waduk tersebut.
"Saya masih fokus dengan empat pesan Gubernur. Namun saya tetap menampung semua perencanaan yang masuk dalam Musrenbang," ungkapnya.
(ysw)