KPK diminta tangani kasus bansos Kabupaten Bogor

Senin, 17 Maret 2014 - 07:19 WIB
KPK diminta tangani...
KPK diminta tangani kasus bansos Kabupaten Bogor
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut kasus dugaan korupsi bantuan sosial (hibah) di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2013.

Alasannya penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong dinilai lamban dalam menanganinya. Selain itu komitem kejaksaan untuk menuntaskan penanganan kasus ini diragukan.

Ketua Aliansi Pergerakan Rakyat Bogor Ruhiyat Sujana menegaskan, seharusnya kejari jangan lamban dalam melakukan penyelidikannya, karena bukti-bukti penyelewengan bansos di Kabupaten Bogor sudah sangat banyak.

"Kami tidak yakin kalau kejari mampu untuk menuntaskan kasus ini. Karenanyalah KPK harus turun tangan mengusut kasus ini,"ungkapnya. Pria ini juga mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke KPK.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi SP mempersilahkan kasus tersebut dilaporkan ke KPK. Menurut Johan, jika telah dilaporkan tentunya data dan laporannya akan ditelaah terlebih dahulu.

"Jika setelah ditelaah dan memungkinkan untuk diselidiki maka datanya akan diberikan ke bagian penyelidikan untuk diselidiki," kata Johan, Minggu (16/3/2014).

Dia menjelaskan, KPK bisa saja menyelidiki kasus dugaan korupsi bansos di Kabupaten Bogor namun hal tersebut harus dikoordinasikan dulu dengan Kejari Cibinong, yang telah menangani kasus ini.

Karena tidak semua kasus korupsi harus ditangani KPK. Johan menegaskan, KPK bisa mengusut kasus tersebut jika kejaksaan dinilai kesulitan untuk menanganinya, syaratnya kasus tersebut sudah di SPDP terlebih dahulu dan juga telah dilakukan supervisi.

"Kita lihat dulu kasusnya seperti apa, apa cukup ditangani kejaksaan. Jika kejaksaan sulit mengusutnya tentunya bisa dilakukan supervisi terlebih dahulu. Jadi tidak serta merta langsung bisa diambil alih oleh KPK," ungkap Johan.

Baca juga :
Lagi ditemukan bukti penyelewengan bansos di Kabupaten Bogor
(sms)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
8 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
8 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
8 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
9 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
10 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved