Bengkel mobil dibobol karyawan sendiri
Minggu, 09 Maret 2014 - 17:33 WIB
Bengkel mobil dibobol karyawan sendiri
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah bengkel mobil Karya Gemilang yang beralamat di Jalan Dr Sutomo No 17 Kota Semarang dibobol pencuri. Akibatnya, pemilik mengalami kerugian hingga Rp15 juta.
Menurut keterangan pemilik Bengkel, Christyana Dewi (50) peristiwa tersebut baru diketahui kemarin sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ia yang hendak membuka bengkel terkejut dengan kondisi bengkel yang berantakan.
“Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB bengkel saya tutup, kemudia saya berniat membuka bengkel untuk bekerja seperti sehari-hari tadi pagi (kemarin). Ketika membuka rolling door dan pintu bengkel, saya terkejut karena bengkel sudah berantakan,” kata dia kepada wartawan, Minggu (9/3/2014).
Mengetahui hal itu, warga Jl Fatmawati Asri D9 Rt7/25 Kecamatan Tembalang Kota Semarang tersebut kemudian mencoba mengecek barang-barang yang ada di dalam bengkel. Ia kembali lemas tatkala mengetahui puluhan barang dagangannya yang ada di bengkelnya itu raib dibawa pencuri.
“Barang-barang habis semua, sebanyak 58 galon oli berbagai merek, 7 DVD merk Symbian, 2 layar TV mobil merk Symbian, 4 Speaker mobil merk Symbian, 1 Unit Komputer, 1 set kunci-kunci bengkel berhasil dibawa kabur. Jika ditotal, kerugian hingga Rp15 juta,” imbuhnya.
Christyana menduga, pelaku pencurian tersebut adalah Frangky (23) karyawannya sendiri. Sehari-hari, Frangky memang tinggal di tempat itu.
“Saya curiga yang melakukan adalah dia (Frangky), soalnya dia sehari-hari tinggal di mess dekat bengkel. Saat kejadian, dia tidak ada di tempatnya,” paparnya.
Kecurigaan Christyana semakin kuat setelah ada laporan dari warga yang tinggal di sekitar bengkel yang melihat Frangky pergi menggunakan taksi pada malam hari.
“Ada warga yang melihat Frangky pergi menggunakan taksi, ia juga terlihat memasukkan barang-barang ke dalam taksi itu. Mendengar laporan itu saya semakin curiga dia pelakunya, apalagi selama bekerja dia juga sering mengutil,” pungkasnya.
Setelah mengetahui hal itu, Christyana langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes Semarang. Laporan itu kini telah diterima oleh petugas kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Dari laporannya ini, pemilik curiga jika pelakunya adalah karyawan sendiri bernama Frangky yang aslinya warga Malang Jawa Timur. Kami masih harus memastikan apakah benar atau tidak dengan melakukan penyelidikan. Kami juga akan mengecek rekaman CCTV yang ada di bengkel itu,” kata Kanit II SPKT Polrestabes Semarang, AKP Sapari.
Jika benar pelakunya adalah Frangky, maka pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk melacak keberadaannya. Sebab, diketahui saat ini Frangky sudah pergi dari tempat itu.
Menurut keterangan pemilik Bengkel, Christyana Dewi (50) peristiwa tersebut baru diketahui kemarin sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ia yang hendak membuka bengkel terkejut dengan kondisi bengkel yang berantakan.
“Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB bengkel saya tutup, kemudia saya berniat membuka bengkel untuk bekerja seperti sehari-hari tadi pagi (kemarin). Ketika membuka rolling door dan pintu bengkel, saya terkejut karena bengkel sudah berantakan,” kata dia kepada wartawan, Minggu (9/3/2014).
Mengetahui hal itu, warga Jl Fatmawati Asri D9 Rt7/25 Kecamatan Tembalang Kota Semarang tersebut kemudian mencoba mengecek barang-barang yang ada di dalam bengkel. Ia kembali lemas tatkala mengetahui puluhan barang dagangannya yang ada di bengkelnya itu raib dibawa pencuri.
“Barang-barang habis semua, sebanyak 58 galon oli berbagai merek, 7 DVD merk Symbian, 2 layar TV mobil merk Symbian, 4 Speaker mobil merk Symbian, 1 Unit Komputer, 1 set kunci-kunci bengkel berhasil dibawa kabur. Jika ditotal, kerugian hingga Rp15 juta,” imbuhnya.
Christyana menduga, pelaku pencurian tersebut adalah Frangky (23) karyawannya sendiri. Sehari-hari, Frangky memang tinggal di tempat itu.
“Saya curiga yang melakukan adalah dia (Frangky), soalnya dia sehari-hari tinggal di mess dekat bengkel. Saat kejadian, dia tidak ada di tempatnya,” paparnya.
Kecurigaan Christyana semakin kuat setelah ada laporan dari warga yang tinggal di sekitar bengkel yang melihat Frangky pergi menggunakan taksi pada malam hari.
“Ada warga yang melihat Frangky pergi menggunakan taksi, ia juga terlihat memasukkan barang-barang ke dalam taksi itu. Mendengar laporan itu saya semakin curiga dia pelakunya, apalagi selama bekerja dia juga sering mengutil,” pungkasnya.
Setelah mengetahui hal itu, Christyana langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes Semarang. Laporan itu kini telah diterima oleh petugas kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Dari laporannya ini, pemilik curiga jika pelakunya adalah karyawan sendiri bernama Frangky yang aslinya warga Malang Jawa Timur. Kami masih harus memastikan apakah benar atau tidak dengan melakukan penyelidikan. Kami juga akan mengecek rekaman CCTV yang ada di bengkel itu,” kata Kanit II SPKT Polrestabes Semarang, AKP Sapari.
Jika benar pelakunya adalah Frangky, maka pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk melacak keberadaannya. Sebab, diketahui saat ini Frangky sudah pergi dari tempat itu.
(lns)