Dibantai, warga Citeureup dibuang di Sungai
Kamis, 06 Maret 2014 - 19:14 WIB
Dibantai, warga Citeureup dibuang di Sungai
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pencari pasir di kejutkan dengan temuan mayat yang terselip di batu di aliran Sungai Trenggeulis, Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Setelah ditelusuri identitas mayat tersebut, ternyata diketahui, Ardiansyah Sahril (35) warga Kelurahan Karang Asem Timur, Citeureup. Diduga, Ardiansyah tewas dibunuh karena terdapat sejumlah luka di tubuhnya.
Informasi diperoleh menyebutkan, jasad korban pertamakali ditemukan Anang warga sekitar yang hendak mencari batu dan pasir di sungai yang letaknya persih dibelakang Perum Kodam, Kampung Pangga, Desa Gandoang, Cileungsi.
“Saya kaget pas mau turun ke sungai melihat ada mayat terselip diantara bebatuan,” kata Anang di lokasi, Kamis (6/3/2014).
Kemudian, Anang langsung melaporkan temuannya tersebut ke warga dan meneruskannya ke Polsek Cileungsi.
Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban kemudian membawanya ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.
“Sebelum tewas korban mendapatkan tindak kekerasan, karena ditubuh korban terdapat sejumlah luka senjata tajam,” Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cileungsi AKP Indra Maulana.
AKP Indra menambahkan, saat ditemukan warga kondisi jenazah korban sudah membusuk. Pihaknya memperkirakan korban tewas sudah tiga hari.
Setelah ditelusuri identitas mayat tersebut, ternyata diketahui, Ardiansyah Sahril (35) warga Kelurahan Karang Asem Timur, Citeureup. Diduga, Ardiansyah tewas dibunuh karena terdapat sejumlah luka di tubuhnya.
Informasi diperoleh menyebutkan, jasad korban pertamakali ditemukan Anang warga sekitar yang hendak mencari batu dan pasir di sungai yang letaknya persih dibelakang Perum Kodam, Kampung Pangga, Desa Gandoang, Cileungsi.
“Saya kaget pas mau turun ke sungai melihat ada mayat terselip diantara bebatuan,” kata Anang di lokasi, Kamis (6/3/2014).
Kemudian, Anang langsung melaporkan temuannya tersebut ke warga dan meneruskannya ke Polsek Cileungsi.
Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban kemudian membawanya ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.
“Sebelum tewas korban mendapatkan tindak kekerasan, karena ditubuh korban terdapat sejumlah luka senjata tajam,” Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cileungsi AKP Indra Maulana.
AKP Indra menambahkan, saat ditemukan warga kondisi jenazah korban sudah membusuk. Pihaknya memperkirakan korban tewas sudah tiga hari.
(ysw)